RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT Tahap 4 (alokasi Oktober–Desember 2025) yang tertunda kini dilaporkan mulai digulirkan kembali di awal Januari 2026.
Hal ini menepis kekhawatiran KPM bansos PKH BPNT yang sebelumnya takut saldo hangus dan dikembalikan ke Kas Negara.
Dikutip dari YouTube Klik Bansos, berikut adalah update terkini mengenai pencairan susulan, nasib KPM bansos PKH BPNT yang saldonya masih Rp0, dan informasi penting tentang Program Indonesia Pintar (PIP).
1. Perbedaan Hangus vs Susulan
Tidak semua dana bansos yang belum cair di akhir Desember 2025 dikembalikan ke Kas Negara.
Saldo sudah masuk ke KKS KPM bansos tetapi tidak ditransaksikan hingga batas waktu (31 Desember 2025).
Hangus, harus mengajukan ulang/menunggu kebijakan baru.
Saldo belum masuk ke KKS KPM, tetapi status kepesertaan masih aktif dan di SIKS-NG sudah SPM atau SI. Dijamin cair di Januari 2026.
2. Bank Penyalur yang Terpantau Cair
Pencairan Bansos PKH dan BPNT susulan Tahap 4/2025 sudah mulai dilaporkan, terutama di wilayah Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah, dengan Bank Penyalur yang terpantau aktif adalah Bank BRI.
Penyebab: Status di SIKS-NG untuk Bank BRI telah berubah menjadi SI (Standing Instruction), menandakan proses transfer dana dari pusat ke rekening KPM sedang berlangsung.
Bagi KPM yang KKS-nya masih bersaldo nol meskipun pencairan susulan sudah dimulai, harap tidak panik dan lakukan langkah-langkah berikut:
Cek Berkala: Lakukan pengecekan saldo secara berkala karena pencairan dilakukan secara bertahap, tidak serentak.
Hubungi Pendamping: Segera hubungi Pendamping PKH Anda dan tanyakan status bantuan Anda di SIKS-NG.
Status SI/SPM: Jika status bantuan Anda sudah SPM (Surat Perintah Membayar) atau SI (Standing Instruction), harapan pencairan sangat besar. Dana diprediksi akan masuk dalam waktu 1 hingga 7 hari kerja ke depan.
Pencairan Cepat: Jika saldo sudah masuk, segera lakukan penarikan tunai untuk menghindari dana hangus dan ditarik kembali ke Kas Negara.
Meskipun beredar kabar di media sosial tampilan SIKS-NG sudah berubah ke periode Januari–Maret 2026, informasi tersebut tidak benar.
Fokus Utama: Pemerintah masih fokus menyelesaikan pencairan Bansos susulan Tahap 4 (periode Oktober–Desember 2025) yang belum tersalurkan secara menyeluruh.
Status Nyata: Status penyaluran di SIKS-NG yang benar saat ini masih tercatat untuk periode PKH Oktober–Desember 2025.
Kabar baik datang dari Program Indonesia Pintar (PIP). Pencairan PIP sedang berlangsung di bulan Januari 2026, khusus bagi kategori KPM berikut:
Kategori Penerima: KPM PKH/BPNT yang memiliki anak usia sekolah (SD hingga SMA/sederajat).
Syarat Utama: Anak KPM harus terdata sebagai penerima PIP anggaran tahun 2025 dan sudah melakukan aktivasi rekening.
Perpanjangan Aktivasi: Batas waktu aktivasi rekening diperpanjang hingga 31 Januari 2026.
Prosedur Aktivasi: Jika anak Anda masuk nominasi (dapat dicek di pip.kemdikbud.go.id), segera kunjungi sekolah untuk meminta surat pengantar aktivasi rekening ke bank penyalur bansos (BRI untuk SD/SMP, BNI untuk SMA/sederajat, BSI untuk wilayah Aceh).
Editor : Rani Puspitasari Sinaga