RADAR BOGOR – Memasuki pertengahan Januari 2026, sinyal percepatan pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 1 (alokasi Januari–Maret 2026) semakin kuat.
Pencairan bansos diprediksi akan dimulai lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya.
Dikutip dari YouTube Gania Vlog, terdapat kategori KPM bansos BPNT tertentu yang berpotensi menerima dana dobel pada penyaluran Tahap 1/2026 ini.
Alokasi: Januari, Februari, Maret 2026.
Prediksi Waktu: Pencairan Tahap 1/2026 diprediksi akan dimulai pada bulan pertama (Januari/Februari) atau awal bulan kedua.
Penyaluran tidak lagi menunggu hingga bulan ketiga (Maret) sebagai upaya percepatan menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri (Maret 2026).
Kesiapan KKS: KPM diimbau untuk mengambil kembali Kartu KKS Merah Putih dari pihak mana pun (ketua kelompok, pendamping, atau kelurahan). KKS merupakan kartu ATM yang wajib dipegang sendiri oleh KPM untuk menghindari penyalahgunaan.
Pada periode 12–20 Januari 2026, KPM diimbau untuk bersiap menghadapi hal-hal berikut:
Survei Dinas/Pendamping:
Akan ada kunjungan lapangan dari Dinas Sosial atau Pendamping PKH. KPM harus memberikan jawaban yang jujur dan akurat terkait kondisi ekonomi untuk memastikan kelayakan bansos tetap berlanjut.
Penempelan Stiker Kemiskinan:
Di berbagai daerah, penempelan stiker “Keluarga Miskin” di rumah KPM PKH/BPNT mulai diterapkan.
KPM wajib menerima penempelan stiker tersebut karena penolakan dapat berakibat graduasi atau pencabutan bansos.
Hal ini karena bantuan memang ditujukan hanya untuk masyarakat miskin atau tidak mampu.
Pada pencairan PKH dan BPNT Tahap 1/2026, terdapat beberapa kategori KPM BPNT yang berpotensi menerima bantuan lebih dari satu kali atau bantuan tambahan lainnya, yaitu:
1. KPM BPNT + PKH
Menerima dana BPNT sebesar Rp600.000 ditambah dana PKH sesuai komponen yang dimiliki, seperti balita, lansia, atau pendidikan.
2. KPM BPNT + PKH (jika berlanjut)
Menerima bantuan beras dengan total 40 kg apabila program bantuan pangan beras diperpanjang.
3. KPM BPNT Tahap 4 Susulan
Menerima dana BPNT Tahap 4/2025 yang tertunda, ditambah dana BPNT Tahap 1/2026 secara bersamaan, dengan syarat status Tahap 4 di SIKS-NG sudah SI atau SPM.
4. Penerima PIP
Jika memiliki anak sekolah dan belum menerima PIP anggaran 2025, dana PIP tersebut juga akan dicairkan pada awal tahun 2026.
Pencairan bansos dilakukan secara bergantian oleh bank penyalur Himbara, yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Tahap Sebelumnya:
Pada Tahap 4/2025, Bank BSI (khusus wilayah Aceh) terpantau mencairkan bansos lebih dahulu.
Prediksi Tahap 1/2026:
Terdapat prediksi kuat bahwa Bank BRI berpotensi menjadi bank penyalur yang mencairkan bansos Tahap 1/2026 lebih awal.
KPM bansos pemegang KKS Bank BNI, Mandiri, atau BSI tidak perlu khawatir karena jarak waktu pencairan antarbank biasanya hanya terpaut satu hingga dua hari.***
Editor : Eli Kustiyawati