Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jadwal dan Prediksi Cair PKH hingga BPNT Tahap 1 Tahun 2026, Disebut Bansos Bisa Melimpah untuk Kriteria Tertentu

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 13 Januari 2026 | 09:07 WIB
KPM Bansos membawa KKS untuk mencairkan Bansos.
KPM Bansos membawa KKS untuk mencairkan Bansos.

RADAR BOGOR - Menjelang dimulainya penyaluran Bansos PKH dan BPNT tahap pertama pada tahun 2026, beredar informasi yang membahas jadwal pencairan serta besaran bantuan melalui kanal YouTube GANIA VLOG.

Dalam penjelasannya disebutkan, proses pencairan Bansos dari Kementerian Sosial bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menggunakan kartu KKS Merah Putih maupun yang menerima lewat PTP Indonesia disebut akan kembali berlangsung dalam waktu dekat.

Dalam penjelasan tersebut disampaikan bahwa pada 2026, skema pencairan Bansos PKH dan BPNT masih dilakukan setiap tiga bulan sekali atau per triwulan.

BPNT diklaim tetap cair sebesar Rp600 ribu untuk tiga bulan, baik yang dicairkan melalui PT Pos maupun KKS Merah Putih.

Kanal tersebut juga menyampaikan adanya informasi terbaru yang dianggap menggembirakan bagi sebagian KPM.

Disebutkan, bantuan PKH untuk tahap pertama di tahun 2026 dapat meningkat signifikan, sehingga pencairannya terasa lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Masyarakat diimbau tidak terkejut apabila jumlah yang diterima nantinya terlihat lebih melimpah.

Dalam video itu disebutkan, tidak semua KPM mendapatkan peningkatan bantuan.

Hanya KPM dengan komponen tertentu yang diklaim berpeluang menerima pencairan lebih besar.

Selain itu, disampaikan pula ucapan selamat kepada KPM yang pencairannya masih lancar sepanjang 2025, disertai harapan agar bantuan pada 2026 tetap tersalurkan tanpa kendala.

Lebih lanjut dijelaskan, pencairan tahap pertama pada 2026 akan diberikan kepada KPM PKH dan BPNT yang dinilai masih layak oleh pendamping sosial di daerah masing-masing.

Disebutkan, proses verifikasi kelayakan menjadi faktor penting untuk memastikan bantuan tetap tepat sasaran.

Dalam video tersebut juga dijelaskan bahwa ada kategori KPM yang disebut berpeluang menerima pencairan jauh lebih besar pada tahap pertama.

Disebutkan bahwa komponen pertama yang dapat cair bernilai Rp750 ribu.

Komponen lainnya, yakni bantuan pendidikan, disebut akan cair Rp500 ribu, ditambah BPNT sebesar Rp600 ribu.

Menurut penjelasan dalam kanal tersebut, peningkatan pencairan khusus berlaku bagi KPM yang menerima bantuan melalui KKS Merah Putih atau PT Pos Indonesia dan memiliki sejumlah komponen dalam keluarganya.

Mengacu pada aturan Kemensos, satu keluarga penerima PKH dapat memperoleh maksimal empat komponen bantuan.

Dalam video tersebut dijabarkan contoh perhitungan.

Jika satu keluarga memiliki anak usia dini (0–6 tahun), bantuan PKH yang disebut cair adalah Rp750 ribu.

Apabila keluarga tersebut juga memiliki anak SMA atau SMK yang sudah terdaftar di Dapodik, maka mereka disebut mendapat tambahan Rp500 ribu.

Jika dalam keluarga terdapat komponen lansia, maka Bansos lansia disebut cair sebesar Rp600 ribu.

Dengan kombinasi tiga komponen tersebut yakni anak usia dini, anak sekolah jenjang SMA/SMK, dan lansia.

Video itu menyebut total Bansos PKH tahap 1 tahun 2026 dapat mencapai Rp1.850.000 atau “melimpah dan berlipat-lipat” dibanding pencairan biasa. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bpnt #kpm #bansos #pkh