RADAR BOGOR - Sejumlah bantuan sosial (Bansos) kembali terpantau cair pada hari ini, Selasa 13 Januari 2026.
Penyaluran Bansos berlangsung melalui KKS perbankan maupun jalur PT Pos Indonesia.
Informasi ini menjadi perhatian publik karena banyak keluarga penerima manfaat (KPM) masih menunggu giliran pencairan.
Dalam informasi terbaru yang disampaikan kanal YouTube CRAZY CHANNEL, disebutkan bahwa ada sejumlah wilayah dan kelompok penerima yang sudah mendapatkan haknya.
Kanal tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada KPM yang sudah menerima dana bansos, sambil mengingatkan agar tetap bersyukur berapa pun nominal yang diterima, mengingat masih banyak keluarga yang belum mendapatkan bantuan.
Berdasarkan pemantauan kanal tersebut, beberapa bantuan yang tercatat cair hari ini antara lain:
BPNT Tahap 4 Susulan melalui KKS Bank BNI KP Mini dengan nominal pencairan Rp600.000.
Bantuan PIP untuk siswa SD melalui Bank BSI dengan nominal Rp450.000 per siswa.
Sementara itu, kanal tersebut melaporkan bahwa saldo BPNT di Bank BSI masih belum muncul. Kondisi serupa juga dialami Bank Mandiri, yang hingga saat ini masih terpantau kosong.
Kanal tersebut juga menyoroti kebijakan baru tahun 2026 yang memperluas sasaran Program Indonesia Pintar.
Mulai tahun ini, siswa TK berkesempatan menerima PIP dengan nilai bantuan mulai dari Rp300.000 hingga Rp450.000 per anak, bukan hanya siswa SD, SMP, atau SMA seperti tahun-tahun sebelumnya.
Informasi berikutnya disampaikan untuk penerima BLT Kesra Rp900.000 yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia, khususnya bagi mereka yang belum memiliki rekening KKS Merah Putih.
Disebutkan, kelompok ini berpeluang melangkah ke tahapan berikutnya sebagai calon penerima PKH, dengan syarat telah terdaftar di DTKS, berada pada desil 1–4.
Selain itu, memiliki salah satu komponen PKH seperti balita, ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas maupun anak sekolah.
Kelompok ini disebut akan menggantikan KPM lama yang telah lulus atau graduasi.
Kanal YouTube tersebut juga memberikan peringatan penting terkait kebijakan pendataan bansos.
Mulai 2026, KPM yang sudah menerima bantuan lebih dari lima tahun akan dihentikan penyalurannya, kecuali untuk kategori disabilitas berat dan lansia.
Pemerintah disebut akan melakukan pemutihan dengan menghapus sekitar 300.000 KPM dari daftar penerima pada tahun tersebut.
Dengan demikian, tidak ada lagi penerima bansos seumur hidup seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Untuk KPM Bansos yang belum menerima pencairan hingga hari ini, penyaluran disampaikan akan tetap berlangsung secara bertahap.
Proses pencairan Bansos tidak dilakukan secara serentak sehingga masyarakat diimbau tetap bersabar menunggu giliran. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim