RADAR BOGOR – Memasuki minggu kedua bulan Januari 2026, kabar gembira datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos.
Meskipun sudah berada di tahun anggaran baru, pemerintah masih terus merampungkan penyaluran bansos yang sempat tertunda pada tahun 2025.
Bantuan yang cair saat ini mayoritas bersifat susulan atau penyelesaian alokasi akhir tahun lalu yang belum sempat diterima warga akibat kendala administrasi atau proses pemutakhiran data.
Dilansir dari YouTube Sukron Channel, berikut rincian tiga bantuan sosial yang terpantau sedang cair saat ini:
1. PIP (Program Indonesia Pintar)
Bantuan pendidikan ini terpantau sudah mulai masuk ke rekening simpanan pelajar.
Saat ini, fokus pencairan berada pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dengan besaran bantuan senilai Rp450.000.
Salah satu wilayah yang telah melaporkan pencairan adalah Provinsi Aceh melalui Bank Syariah Indonesia (BSI).
Sebagai informasi, pencairan Januari ini merupakan kuota susulan tahun 2025.
Sebagian besar penerimanya adalah mereka yang datanya masuk melalui jalur aspirasi anggota DPR atau usulan sekolah yang baru saja divalidasi oleh Kemendikbudristek.
2. PKH Susulan (Tahap 4 Alokasi 2025)
Bagi pemegang Kartu KKS yang merasa bantuan PKH tahap 4 (Oktober–Desember 2025) belum masuk, minggu ini menjadi masa penantian yang penting.
Pemerintah tengah melakukan cleansing data dan mencairkan dana bagi KPM yang statusnya sempat tertahan.
Segera tanyakan kepada pendamping sosial desa untuk mengecek aplikasi SIKS-NG.
Jika status bantuan sudah menunjukkan keterangan “SI” (Standing Instruction) atau “SPM” (Surat Perintah Membayar), maka dana dipastikan akan segera masuk ke Kartu KKS dalam hitungan hari.
3. BPNT Susulan (Sembako Tahap 4 2025)
Sama halnya dengan PKH, bantuan sembako atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk periode akhir tahun 2025 juga sedang dalam tahap penyelesaian distribusi.
Penyaluran dilakukan secara bertahap (termin). Jika KPM merupakan penerima baru atau KPM lama yang datanya baru selesai diperbaiki dalam sistem DTKS, bantuan senilai Rp200.000 per bulan ini akan dirapel dan masuk ke rekening KKS.
Mengingat bantuan ini bersifat susulan, para orang tua siswa dan penerima manfaat disarankan untuk:
• Cek Berkala: Melakukan pengecekan saldo secara rutin melalui ATM terdekat atau aplikasi mobile banking bank penyalur (BNI, BRI, Mandiri, atau BSI).
• Siapkan Identitas: Jika mencairkan melalui bank atau kantor pos, pastikan membawa KTP asli, KK, serta Kartu KKS atau buku tabungan yang masih berlaku.
• Jangan Tergiur Calo: Pastikan informasi yang diperoleh berasal dari sumber resmi atau pendamping sosial setempat.
Penyaluran susulan ini menjadi bukti komitmen pemerintah agar tidak ada satu pun hak warga miskin yang terlewati.
Manfaatkan bantuan ini dengan bijak untuk kebutuhan pendidikan anak dan pemenuhan gizi keluarga.***
Editor : Eli Kustiyawati