Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM KKS Baru Banjir Bonus! Ada Bansos Penebalan Rp400 Ribu Cair Bersamaan Bantuan Januari, Simak Rincian Saldo yang Masuk

Khairunnisa RB • Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40 WIB
Ilustrasi. KPM mengambil bansos tanpa KKS.
Ilustrasi. KPM mengambil bansos tanpa KKS.

RADAR BOGOR - Awal tahun 2026 menjadi kabar menggembirakan bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos pemegang KKS di seluruh Indonesia.

Melansir YouTube YouTube Klik Bansos, memasuki minggu kedua Januari, banyak KPM melaporkan saldo rekening KKS mereka mendadak terisi, mulai dari Rp400.000, Rp600.000, Rp900.000 hingga bahkan mencapai Rp1,8 juta.

Pemerintah kembali melanjutkan pencairan bansos tahap 4 tahun anggaran 2025 sekaligus tahap 1 tahun anggaran 2026 ke KPM pemegang KKS, melalui berbagai program perlindungan sosial yang sudah berjalan selama ini.

Berdasarkan pantauan lapangan per Selasa, 13 Januari 2026, pencairan dilakukan secara bertahap dan menyasar berbagai kategori penerima bantuan.

Banyak KPM melaporkan saldo rekening mereka terisi mulai Rp400.000 hingga Rp600.000.

Dana tersebut merupakan pencairan susulan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 tahun anggaran 2025 yang kembali disalurkan pada Januari 2026 meskipun batas pencairan sebelumnya tercatat hingga 21 Desember 2025.

Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, saat ini, di sistem SIKS-NG, status bantuan banyak yang berubah menjadi SI (Standing Instruction).

Artinya, pencairan hanya tinggal menunggu proses 1 sampai 7 hari ke depan.

KPM yang status bantuannya sudah SE diimbau untuk rutin mengecek saldo rekening KKS mereka di ATM maupun melalui agen bank penyalur.

Khusus bagi pemegang KKS baru, pemerintah juga menyalurkan bantuan penebalan senilai Rp400.000.

Bantuan ini diberikan kepada KPM yang sebelumnya belum menerima pencairan BPNT.

Jika pada Januari 2026 status sudah SE, maka KPM berpeluang menerima bantuan BPNT sekaligus bantuan penebalan secara bersamaan.

Selain BPNT, pemerintah juga mencairkan Bantuan Langsung Tunai Sosial (BLTS) Kesra senilai Rp900.000.

Bantuan ini merupakan tahap terakhir bagi KPM yang sebelumnya belum menerima pencairan.

Baik pemegang KKS lama maupun KKS baru yang masuk dalam daftar penerima BLTS Kesra tahap akhir kini mulai menerima dana tersebut melalui rekening masing-masing.

Tak hanya bantuan pangan dan tunai, bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) tahap 3 tahun anggaran 2025 juga mulai cair.

Besaran bantuan PIP yang disalurkan adalah:

• SD/sederajat: Rp450.000

• SMP/sederajat: Rp750.000

• SMA/sederajat: Rp1.800.000

Namun perlu diperhatikan, batas akhir aktivasi rekening PIP adalah 31 Januari 2026.

Jika tidak segera diaktivasi, bantuan berisiko dikembalikan ke kas negara.

Bagi KPM Program Keluarga Harapan (PKH) yang belum menerima bantuan tahap 4, pemerintah memastikan pencairan susulan terakhir dilakukan pada Januari 2026.

Pencairan ini berlaku baik untuk pemegang KKS lama maupun KKS baru.

Pemerintah mengingatkan KPM agar melakukan beberapa hal penting supaya tetap menerima bantuan di tahun 2026:

• Pemutakhiran Data DTKS & Dukcapil

• Pastikan data di DTKS (sekarang DTSEN) sinkron dengan Dukcapil dan data perbankan.

• Aktivasi dan Perawatan KKS

Pastikan kartu KKS aktif dan tidak kedaluwarsa.

• Hindari Saldo Mengendap

Segera tarik bantuan hingga saldo nol agar tidak hangus dan tidak terbaca sistem sebagai tidak membutuhkan bantuan.

Penuhi Komitmen PKH

• Ibu hamil wajib periksa rutin

• Balita wajib imunisasi

• Anak sekolah wajib hadir sesuai ketentuan

Pemerintah mendorong KPM produktif untuk mengikuti program pemberdayaan usaha agar bisa mandiri secara ekonomi.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kpm #bansos #kks