RADAR BOGOR - Kabar gembira kembali datang untuk seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos pemegang KKS di Indonesia.
Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui KKS milik KPM.
Dilansir dari kanal YouTube Kabar Bansos, update terbaru pada Selasa, 13 Januari 2025, bantuan mulai cair dengan nominal bervariasi mulai ke KKS KPM dari Rp450.000, Rp750.000 hingga Rp1.800.000.
Informasi ini tentu menjadi angin segar bagi jutaan masyarakat yang menanti pencairan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial bersama bank penyalur terus mempercepat distribusi bantuan agar tepat sasaran dan tepat waktu.
Bagi KPM yang belum menerima bantuan BPNT tahap 4 tahun 2025, jangan khawatir.
Hingga akhir Januari 2026, proses penyaluran masih terus berjalan.
Banyak KPM di berbagai daerah melaporkan bahwa bantuan susulan masih terus cair melalui bank penyalur seperti:
• BRI
• BNI
• Mandiri
• BSI
Bantuan tersebut langsung masuk ke rekening KKS Merah Putih milik KPM.
Bahkan, bukti struk pencairan sudah banyak beredar di media sosial sebagai tanda bahwa penyaluran masih berlangsung.
KPM disarankan segera menghubungi:
• Pendamping sosial
• Operator desa
• Kantor desa
Untuk memastikan status kepesertaan di aplikasi SIKSNG Online.
Jika status sudah SI (Surat Instruksi) atau SPM (Surat Perintah Membayar), maka bantuan dipastikan akan segera cair.
Memasuki tahun 2026, pemerintah melakukan langkah besar dengan melakukan pendataan dan survei ulang kepada calon penerima bantuan.
Tim dari Dinas Sosial dan pendamping PKH sudah mulai turun langsung ke rumah-rumah warga.
Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran bantuan di tahun 2026 harus:
• Tepat sasaran
• Transparan
• Berdasarkan kondisi riil di lapangan
Masyarakat diminta memberikan jawaban jujur saat didatangi petugas agar bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.
Selain PKH dan BPNT, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 tahap 2 juga sudah mulai cair di berbagai daerah.
Nominal bantuan PIP yang bisa diambil hari ini antara lain:
• Rp450.000
• Rp750.000
• Rp1.800.000
Bagi siswa yang sudah melakukan aktivasi rekening, segera cek saldo di bank penyalur. Proses aktivasi rekening diperpanjang hingga 31 Januari 2026.
Dilansir dari kanal YouTube Kabar Bansos, pola penyaluran bantuan tahun 2026 masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni per tiga bulan:
• Tahap 1 Januari – Maret
• Tahap 2 April – Juni
• Tahap 3 Juli – September
• Tahap 4 Oktober – Desember
Dengan berbagai program bantuan ini, pemerintah berharap mampu menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
Berikut rincian lengkap nominal bantuan:
• BPNT: Rp600.000 per tahap
• Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap (Rp3 juta/tahun)
• Anak usia dini: Rp750.000 per tahap (Rp3 juta/tahun)
• Siswa SD: Rp225.000 per tahap (Rp900.000/tahun)
• Siswa SMP: Rp375.000 per tahap (Rp1,5 juta/tahun)
• Siswa SMA: Rp500.000 per tahap (Rp2 juta/tahun)
• Lansia 60+: Rp600.000 per tahap (Rp2,4 juta/tahun)
• Disabilitas berat: Rp600.000 per tahap (Rp2,4 juta/tahun)
• Korban pelanggaran HAM berat: Rp2,7 juta per tahap (Rp10 juta/tahun)
Dengan berbagai program bantuan ini, pemerintah berharap mampu menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga