RADAR BOGOR - Hingga pertengahan Januari 2026 penyaluran bantuan sosial (bansos) masih menjadi perhatian khususnya para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) temasuk soal kabar bantuan tahap lanjutan masih disalurkan atau tidak.
Hingga 13 Januari 2026, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pencairan bantuan belum sepenuhnya berhenti, melainkan masih berada pada tahap peralihan antara bantuan tahun sebelumnya dan bantuan tahap awal tahun berjalan.
Melansir dari kanal Ariawanagus, pada 13 Januari 2026, pergerakan pencairan bantuan terpantau belum terlalu ramai.
Meski begitu, terdapat laporan pencairan bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SMA sebesar Rp1,8 juta yang baru disadari dan ditarik oleh penerima, meskipun dana tersebut sebenarnya sudah masuk sejak Desember.
Kondisi ini mengindikasikan masih adanya bantuan yang sudah masuk rekening tetapi belum dicek oleh penerima, sehingga pengecekan saldo secara berkala tetap sangat disarankan.
Sementara itu, pengecekan pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) menunjukkan belum adanya tambahan bantuan lain yang masuk pada hari tersebut. Terkait bantuan PKH dan BPNT tahap 4 dari tahun sebelumnya, hingga saat ini statusnya masih dalam proses dan belum dinyatakan berhenti.
Belum adanya penetapan batas akhir penarikan menandakan bantuan tersebut masih berpeluang cair, termasuk pencairan susulan meskipun jumlahnya terbatas.
Penerima yang mendapati saldo sudah tersedia dianjurkan segera melakukan penarikan agar tidak melewati masa berlaku bantuan.
Untuk bantuan tahap 1 tahun 2026, hingga pertengahan Januari belum terlihat adanya proses penyaluran.
Data kepesertaan yang muncul masih menunjukkan periode akhir tahun 2025, sehingga tahap baru belum aktif sepenuhnya.
Keterlambatan ini diperkirakan berkaitan dengan penyelesaian bantuan tahap sebelumnya, dengan perkiraan penyaluran tahap 1 mulai bergerak pada akhir Januari atau awal Februari 2026.