RADAR BOGOR - Ada informasi gembira untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkait pencairan bansos tahun 2026.
Kabar tersebut mengenai bantuan senilai Rp450.000 sampai Rp1,8 juta yang ditunggu KPM akhirnya cair di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Bantuan yang merupakan kerja sama Kementerian Sosial (Kemensos) dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) adalah Program Indonesia Pintar (PIP).
Pencairan bansos ini khusus untuk KPM Baru yang aktivasi rekening tabungan Simpel dari November hingga 31 Januari 2026.
KPM wajib bersyukur karena bantuan ini secara bertahap sudah mulai dicairkan kepada KPM yang terdaftar sebagai penerima PIP jenjang SD, SMP, dan SMA.
Sejak Senin (12/1/2026) lalu, beberapa KPM sudah melaporkan adanya saldo masuk untuk bantuan PIP senilai Rp450.000 untuk jenjang anak SD.
Ada juga KPM yang melaporkan saldo masuk untuk jenjang anak SMA senilai Rp1.800.000.
Sementara itu, ada informasi terkait bantuan tambahan pangan berupa beras dan minyak goreng 4 liter yang akan dilanjutkan sampai 31 Januari 2026.
Penyaluran beras dan minyak ini merupakan bantuan susulan alokasi Desember yang masih menyisakan beberapa pencairan yang belum tuntas di tahun 2025.
Sejumlah KPM dari Kabupaten Aceh Selatan melaporkan, akan mengambil bantuan beras dan minyak goreng pada 13 Januari 2026.
Selanjutnya, ada informasi mengenai update pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat susulan pada Rabu (14/1/2026).
Pengecekan melalui mobile banking di kartu KKS Lama terbitan 2020, 2021 serta 2022 menunjukkan, belum ada saldo yang masuk untuk proses pencairan tahap keempat.
Berdasarkan status Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG), KPM yang terdaftar aktif belum tersalurkan bansosnya.
Ada yang masih berhasil cek rekening dan ada yang sudah standing instruction (SI), namun belum menerima pencairan bansos BPNT untuk tahap keempat susulan.
Informasi Kemensos mengenai keberlanjutan pencairan bansos BPNT tahap keempat masih ditunggu oleh semua pihak.
Jika KPM masih mempunyai status aman, masuk dalam kategori yang layak mendapatkan bansos, maka bantuan akan tetap tersalurkan.
Editor : Siti Dewi Yanti