RADAR BOGOR – Memasuki paruh kedua Januari 2026, arus penyaluran bantuan sosial (bansos) masih menunjukkan dinamika yang cukup aktif.
Sejumlah bantuan tambahan dilaporkan tetap dicairkan pada bulan ini, termasuk bantuan pangan yang diperpanjang, pencairan susulan dari tahun anggaran sebelumnya, hingga bantuan pendidikan.
Di saat yang sama, kesiapan penyaluran bansos tahap awal tahun 2026 mulai dipantau melalui sistem pendataan nasional.
Berikut rangkuman lengkap perkembangan pencairan dan status bansos terbaru, melansir dari kanal Ariawanagus.
1. Bantuan Beras dan Minyak Goreng Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
Kabar menggembirakan datang bagi penerima bantuan pangan, khususnya beras dan minyak goreng.
Bantuan ini dipastikan masih dapat disalurkan hingga penghujung Januari 2026.
Perpanjangan tersebut ditujukan bagi keluarga yang seharusnya menerima bantuan pada periode sebelumnya, namun belum sempat mengambil haknya atau belum mendapatkan penyaluran sama sekali.
Dengan adanya perpanjangan waktu ini, penyaluran diharapkan dapat menuntaskan sisa bantuan yang tertunda agar tidak menimbulkan ketimpangan di lapangan.
2. Pencairan PKH dan BPNT Tahap 4 Tahun 2025 Masih Berjalan
Walaupun kalender sudah berganti tahun, penyaluran PKH dan BPNT tahap keempat tahun 2025 belum sepenuhnya rampung.
Hingga Januari 2026, bantuan tersebut masih dicairkan secara bertahap kepada penerima yang proses administrasi dan validasi datanya belum selesai sebelumnya.
Fokus saat ini masih diarahkan pada penyelesaian sisa penyaluran agar seluruh hak penerima tahun 2025 dapat tersalurkan secara menyeluruh.
Bagi KPM yang bantuannya belum masuk, disarankan untuk tetap bersabar karena proses pencocokan data masih berlangsung dan belum ada penetapan batas akhir resmi untuk pencairan susulan ini.
3. Bantuan Pendidikan PIP Masih Cair di Bulan Januari
Selain bantuan pangan dan bantuan keluarga, pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) juga terpantau masih berlangsung pada Januari 2026.
Bantuan ini menyasar peserta didik dari keluarga kurang mampu dengan nominal yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan.
Dana yang diterima berkisar mulai dari Rp450.000 hingga Rp1.800.000, khususnya bagi siswa tingkat SMA dan SMK.
Pencairan ini menjadi angin segar bagi keluarga penerima, terutama untuk menunjang kebutuhan pendidikan di awal semester.
4. Status SIKS-NG untuk Bansos Tahap 1 Tahun 2026 Belum Mengalami Perubahan
Berdasarkan pantauan hingga pertengahan Januari 2026, sistem SIKS-NG belum menunjukkan pembaruan signifikan untuk penyaluran bansos tahap pertama tahun 2026.
Periode yang masih tercantum di dalam sistem tercatat pada rentang Oktober hingga Desember 2025.
Kondisi ini dinilai wajar karena prioritas saat ini masih diarahkan pada penyelesaian penyaluran bantuan tahun sebelumnya agar tidak menumpuk di awal tahun anggaran baru.
Setelah seluruh proses penyaluran tahun 2025 diselesaikan, pembaruan status untuk tahun 2026 diperkirakan akan mulai dilakukan secara bertahap.***
Editor : Eli Kustiyawati