RADAR BOGOR - Awal tahun 2026 sejumlah keluarga penerima manfaat atau KPM melaporkan adanya pencairan dana bantuan sosial ke Kartu KKS dengan nilai yang cukup signifikan.
Nominal yang diterima bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, memicu rasa penasaran masyarakat mengenai sumber bantuan tersebut.
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos setelah ditelusuri, pencairan ini berasal dari Program Indonesia Pintar (PIP) yang kini mulai disalurkan kepada KPM baru.
Bantuan ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terdaftar pada jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Syarat utama pencairan adalah aktivasi rekening SimPel yang dilakukan paling lambat 31 Januari 2026.
Baca Juga: PIP 2026 Cair Tiga Termin, Berikut Jadwal dan Nominal Bansos untuk Siswa TK sampai SMA
Dalam laporan yang masuk, siswa SD menerima dana sebesar Rp450.000, sementara siswa SMA mendapatkan bantuan hingga Rp1.800.000.
Proses pencairan dilakukan secara bertahap, sehingga tidak semua penerima akan menerima dana secara bersamaan.
Selain bantuan pendidikan, pemerintah juga memastikan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng 4 liter masih terus disalurkan.
Bantuan ini merupakan bagian dari penuntasan distribusi alokasi 2025 yang belum rampung.
Melalui pengumuman resmi Badan Pangan Nasional, disebutkan bahwa penyaluran diperpanjang hingga akhir Januari 2026. Kenyataan di lapangan membuktikan kebijakan tersebut.
Baca Juga: Bayar Pajak Kendaraan Tahunan di Jawa Barat Bisa Lewat Virtual Account BCA pada Aplikasi Sapa Warga, Begini Caranya
Beberapa daerah masih melakukan distribusi susulan, termasuk di Aceh Selatan yang mana KPM baru menerima bantuan pada pertengahan Januari.
Hal ini menegaskan bahwa masyarakat yang belum menerima bantuan beras sebelumnya masih memiliki peluang untuk mendapatkannya. Namun demikian, tidak semua kabar membawa kepastian.
Untuk BPNT/BBNT tahap keempat susulan, hingga pertengahan Januari belum ditemukan tanda-tanda pencairan.
Baca Juga: Mulai Disurvei hingga 31 Januari 2026, Ini 10 Pertanyaan Penentu Kelanjutan Bansos PKH dan BPNT bagi KPM
Pengecekan melalui mobile banking KKS lama menunjukkan saldo masih kosong. Pemerintah dan pendamping sosial masih menunggu keputusan resmi terkait kelanjutan program ini.
Meski begitu, KPM diimbau untuk tetap tenang, selama status kepesertaan masih aktif dan berada pada desil ekonomi yang layak, peluang pencairan tetap ada.
Proses penyaluran bansos bergantung pada validasi data dan kesiapan anggaran. Dengan berbagai bantuan yang mulai bergerak awal tahun, masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi dan memastikan data kepesertaan tetap valid agar tidak tertinggal dalam penyaluran bantuan sosial berikutnya.