RADAR BOGOR - Kabar penting bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Mulai hari ini, Dinas Sosial (Dinsos) bersama pendamping sosial resmi melakukan survei ulang terhadap para penerima bantuan sosial.
Survei ini bukan sekadar formalitas. Setiap rumah KPM akan difoto secara menyeluruh dan setiap keluarga akan diberi 10 pertanyaan krusial yang menentukan apakah bansos masih akan cair di tahun 2026 atau justru dihentikan.
3. Memiliki aset produktif
4. Mampu membiayai sekolah dan kesehatan keluarga
5. Tidak lagi memiliki komponen PKH
Graduasi juga bisa dilakukan secara sukarela melalui deklarasi mandiri dan penandatanganan surat pernyataan.
Proses graduasi biasanya melalui beberapa tahap:
Baca Juga: Hasil Pantauan Saldo Bansos PKH dan BPNT Hari Ini, KPM Jangan Terburu-buru ke ATM
• Pemutakhiran data oleh pendamping sosial
• Sosialisasi dan edukasi kemandirian
• Deklarasi mandiri KPM
• Pelabelan keluarga prasejahtera
Pelabelan ini sering dilakukan dengan pemasangan stiker sebagai bentuk dorongan psikologis agar keluarga yang sudah mampu tidak terus bergantung pada bantuan.
Baca Juga: Terkena Rotasi! Kursi Kepala Dinas LHK dan PUPR Kota Depok Kosong, Bakal Ada Lelang Jabatan
Para KPM diimbau untuk tidak panik, tetapi tetap waspada dan mempersiapkan diri menghadapi survei ini.
Jawablah seluruh pertanyaan dengan jujur dan siapkan dokumen pendukung seperti KTP, KK, rapor anak, serta buku KIA.
Survei ini menjadi pintu penentu apakah bantuan PKH dan BPNT akan terus mengalir di tahun 2026, atau justru harus dihentikan karena dianggap sudah mandiri.***