Info Penting Sistem Desil Dalam DTSEN, Penentu Utama Kelayakan Bansos PKH dan BPNT 2026, Simak Selengkapnya
Mutia Tresna Syabania• Kamis, 15 Januari 2026 | 16:05 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos kepada KPM
RADAR BOGOR - Dalam sistem penyaluran bansos tahun 2026, pemerintah menggunakan basis data terbaru yang disebut DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).
Di dalam sistem bansos, setiap penduduk Indonesia telah dipetakan tingkat kesejahteraannya ke dalam kelompok yang disebut desil.
Dikutip dari Youtube Arfan Saputra Channel, memahami posisi Desil keluarga Anda adalah kunci untuk mengetahui peluang mendapatkan bansos dari negara.
Peringkat kesejahteraan Anda tidak ditentukan secara acak, melainkan melalui evaluasi empat variabel utama:
• Aset Keluarga: Kepemilikan barang berharga, kendaraan, dan tabungan.
• Kondisi Hunian: Kelayakan bangunan rumah, luas lantai, serta fasilitas dasar di dalamnya.
• Profil Anggota Keluarga: Meliputi tingkat pendidikan terakhir dan jenis pekerjaan. Semakin layak pekerjaan, semakin tinggi posisi Desil.
• Beban Keluarga: Jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan. Keluarga dengan banyak anggota dan tanpa penghasilan tetap cenderung masuk ke Desil bawah.
Jika Anda merasa peringkat Desil keluarga saat ini tidak sesuai dengan kenyataan ekonomi (misal: masuk Desil tinggi padahal tidak mampu), Anda bisa menempuh dua jalur resmi:
• Melalui Aplikasi Digital
Unduh aplikasi Cek Bansos resmi dari Play Store.
Lakukan registrasi akun dan masuk ke menu utama.
Gunakan fitur "Usulkan Pembaruan" dan isi data sesuai kondisi nyata.
Data kemiskinan bersifat dinamis. Perubahan status sosial (kelahiran, kematian, atau perubahan pekerjaan) memengaruhi posisi Desil.
Saat ini, BPS melakukan pembaruan peringkat setiap 3 bulan sekali. Oleh karena itu, berikanlah informasi sejujur mungkin kepada petugas agar bansos semakin tepat sasaran.***