Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Gembira Hari Ini, Pencairan Bansos PKH-BPNT Tahap 1 Plus Bonus Bansos Tambahan Cair Februari 2026

Mutia Tresna Syabania • Kamis, 15 Januari 2026 | 19:18 WIB
Ilustrasi KPM mencairkan saldo bansos
Ilustrasi KPM mencairkan saldo bansos
 
RADAR BOGOR - Memasuki pertengahan Januari 2026, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mempercepat persiapan penyaluran bansos reguler untuk periode triwulan pertama (Januari, Februari, dan Maret). 
 
Menariknya, bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos yang memiliki anak usia sekolah, terdapat "bonus" berupa bantuan tunai tambahan yang dijadwalkan cair berdekatan dengan momen bulan suci Ramadan yang jatuh pada Februari mendatang.
 
Dikutip dari YouTube Gania Vlog, berikut adalah rincian lengkap mengenai jadwal, nominal, dan kriteria penerima bansos tersebut, di antaranya:
 
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Terhenti dengan Keterangan Exclude, Simak Penjelasan Lengkap dan Langkah Perbaikan Data Agar Bisa Cair Lagi
 
1. Percepatan PKH dan BPNT Tahap 1
 
Pemerintah saat ini sedang melakukan pemutakhiran data untuk memastikan dana PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026 tersalurkan tepat waktu.
 
Target Waktu: Pencairan diprediksi akan dipercepat agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan puasa dan Lebaran.
 
Status Data: KPM yang selama tahun 2025 tidak memiliki kendala data (sinkron antara NIK dan rekening) menjadi prioritas utama pencairan di awal tahun ini.
Baca Juga: Kabar Gembira Bagi Para Komuter di Sawangan, Pemkot Depok Bakal Bangunkan Halte Bus
 
2. Bonus Tambahan: Program Indonesia Pintar (PIP) 2026
 
Bagi KPM PKH dan BPNT yang memiliki anggota keluarga di jenjang pendidikan, bantuan tambahan berupa Program Indonesia Pintar (PIP) akan segera cair. Di
 
Tahun 2026 membawa perubahan besar dengan adanya perluasan cakupan sasaran.
 
Inovasi Baru: PIP untuk Siswa TK/PAUD
Mulai tahun ini, PIP diperluas untuk mendukung program wajib belajar 13 tahun. 
 
Sekitar 888.000 siswa TK/PAUD yang datanya telah masuk dalam DTKS berhak menerima bantuan sebesar Rp450.000 per tahun.
 
Baca Juga: Beri Ruang Gerak Pemuda dan Berikan Bantuan Keuangan Rp1,5 Miliar per Desa, Karang Taruna Kabupaten Bogor Apresiasi Bupati Rudy Susmanto
 
Jadwal Penyaluran PIP (3 Termin):
 
Termin 1 (Februari – April): Difokuskan untuk penerima yang sudah masuk SK Nominasi dan telah melakukan aktivasi rekening.
 
Termin 2 (Mei – September): Untuk usulan baru atau aktivasi susulan.
 
Termin 3 (Oktober – Desember): Penyaluran sisa kuota akhir tahun.
 
Baca Juga: KPM PKH Siap-siap! Ada Survei Rumah di Januari 2026, Catat Tanggal dan Cek Kriteria agar Bansos Tetap Cair
 
3. Rincian Nominal Bantuan PIP per Jenjang
 
Besaran dana bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan semester berjalan:
 
Tingkat SD/Sederajat:
 
Kelas 2–6 (Semester Ganjil): Rp450.000
 
Kelas 6 (Semester Genap): Rp225.000
Baca Juga: Penerima PKH dan BPNT Tahap 1 2026 Bertambah dari KPM Validasi Baru, Begini Cara Cek Nama dan Memastikan Saldo Bansos Tetap Cair
 
Tingkat SMP/Sederajat:
 
Kelas 8–9 (Semester Ganjil): Rp750.000
 
Kelas 9 (Semester Genap): Rp375.000
 
Tingkat SMA/SMK/Sederajat:
 
Kelas 11–12 (Semester Ganjil): Rp1.800.000
 
Kelas 12 (Semester Genap): Rp900.000
 
Baca Juga: 6 Kriteria KPM Ini Dipastikan Menerima Bansos PKH BPNT Tahap 1 Tahun 2026, Cek Kategori yang Tidak akan Mendapat Bantuan Sosial
 
4. Syarat Utama Agar Bantuan Tambahan Cair
 
Agar bonus tambahan berupa dana PIP ini dapat ditarik dari rekening SimPel (Simpanan Pelajar), KPM harus memastikan dua poin penting:
 
SK Nominasi: Nama siswa harus tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Nominasi Penerima PIP tahun 2026.
 
Aktivasi Rekening: Siswa yang sudah masuk nominasi wajib melakukan aktivasi rekening di bank penyalur (BRI untuk SD/SMP, BNI untuk SMA/SMK, dan BSI khusus wilayah Aceh). 
Baca Juga: Sesuai Peraturan Bansos Terbaru, Ini Kriteria KPM PKH BPNT yang Cair Kembali dan Tidak, Simak Penyebab Bantuan Terhenti Permanen
 
Jika aktivasi tidak dilakukan, dana bantuan akan dikembalikan ke Kas Negara.
 
Awal tahun 2026 menjadi momentum penting bagi kesejahteraan keluarga prasejahtera. 
 
Dengan adanya sinkronisasi antara bansos reguler (PKH/BPNT) dan bantuan pendidikan (PIP), diharapkan beban ekonomi masyarakat selama bulan Ramadan dapat berkurang secara signifikan.***
 
Editor : Asep Suhendar
#kpm #kemensos #bansos