RADAR BOGOR - Masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali dibuat waswas.
Pasalnya, mulai hari ini tim dari Dinas Sosial bersama pendamping PKH turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei ulang terhadap para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Tak main-main, petugas akan memotret seluruh bagian rumah mulai dari tampak depan, ruang tamu, dapur, hingga kamar mandi.
Baca Juga: Kabar Gembira Hari Ini, Pencairan Bansos PKH-BPNT Tahap 1 Plus Bonus Bansos Tambahan Cair Februari 2026
Selain itu, para KPM juga akan dicecar dengan 10 pertanyaan penting yang menjadi penentu apakah bantuan PKH dan BPNT masih layak diterima di tahun 2026 atau justru dihentikan.
Bahkan, satu pertanyaan sederhana soal kepemilikan ternak seperti ayam, bebek, atau kambing bisa menjadi faktor penentu apakah seorang KPM akan digraduasi atau tetap menerima bantuan?
Tim survei dari Dinas Sosial dan pendamping sosial akan mendatangi rumah-rumah KPM untuk memastikan kondisi ekonomi keluarga penerima benar-benar sesuai dengan kriteria penerima bantuan.
Baca Juga: Survei Pendataan Kelayakan KPM PKH dan BPNT 2026 Mulai Berjalan, Ini 10 Poin Pertanyaan Penentu Lolos atau Tidaknya jadi Penerima Bansos
Dilansir dari kanal YouTube Kabar Bansos, proses pendataan dilakukan secara detail dengan memotret:
• Tampak depan rumah
• Ruang tamu
• Dapur
• Kamar mandi
Baca Juga: Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam, John Herdman Hadir Langsung di Jakarta
Semua foto tersebut akan menjadi bukti pendukung dalam sistem aplikasi Dinas Sosial untuk menilai kelayakan penerima bansos tahun 2026.
Berikut ini adalah daftar 10 pertanyaan yang akan diajukan oleh petugas survei kepada KPM PKH dan BPNT:
1. Data keanggotaan keluarga
Apakah seluruh anggota yang tercantum di Kartu Keluarga masih tinggal serumah? Apakah ada yang menikah, pindah, atau meninggal?
Baca Juga: Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam, John Herdman Hadir Langsung di Jakarta
2. Komponen pendidikan
Berapa jumlah anak yang masih sekolah di jenjang SD, SMP, dan SMA? Apakah masih aktif bersekolah?
3. Komponen kesehatan
Apakah ada ibu hamil atau balita di rumah? Apakah rutin memeriksakan diri ke posyandu atau puskesmas?
4. Komponen lansia dan disabilitas
Apakah ada anggota keluarga berusia di atas 60 tahun atau penyandang disabilitas berat?
Baca Juga: Status Exclude di Data Bansos Bikin PKH dan BPNT Tidak Cair Tahun 2026, Ini Penyebab Administrasi hingga Solusinya
5. Pekerjaan dan penghasilan
Apa pekerjaan kepala keluarga dan anggota keluarga lainnya? Berapa total penghasilan per bulan?
6. Kepemilikan aset
Apakah memiliki motor, mobil, ternak ayam, bebek, kambing, atau lahan pertanian?
7. Kondisi rumah
Status rumah milik sendiri, kontrak, atau numpang? Apakah sudah tembok dan berkeramik?
Baca Juga: Ditolak Warga Karena Diduga Jual Miras, Kafe di Katulampa Disegel Satpol PP Kota Bogor
8. Fasilitas rumah tangga
Sumber air minum dan bahan bakar memasak yang digunakan.
9. Pengeluaran bulanan
Tagihan listrik per bulan dan daya listrik terpasang (450 VA, 900 VA, atau 1300 VA).
10. Pemanfaatan bantuan
Apakah bantuan digunakan sesuai peruntukan seperti biaya sekolah, gizi anak, dan kebutuhan pokok?
Baca Juga: Wacana Pilkada Lewat DPRD, Akademisi Ilmu Komunikasi UIKA Bogor Nilai Bakal Ubah Pola Komunikasi Politik
Petugas menegaskan, KPM wajib menjawab dengan jujur dan sesuai fakta di lapangan.
Ketidaksesuaian data bisa berujung pada pemutusan bantuan atau graduasi mandiri.
Beberapa indikator utama KPM bisa digraduasi antara lain:
• Sudah memiliki penghasilan tetap setara UMP/UMK
• Memiliki usaha yang berkembang dan menghasilkan profit
• Mampu memenuhi kebutuhan dasar keluarga
Baca Juga: Ungkap Perjalanan Hidup, Bupati Rudy Susmanto: Mungkin Hari Terakhir Saya Akan Disemayamkan di Kabupaten Bogor
• Memiliki aset produktif seperti ternak dalam jumlah banyak
• Anak-anak sudah bekerja dan mandiri secara ekonomi
Graduasi juga bisa terjadi jika dalam keluarga sudah tidak ada lagi komponen PKH seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, lansia, atau disabilitas.
Agar tetap berpeluang menerima bantuan PKH dan BPNT tahun 2026, KPM disarankan:
Baca Juga: KPM PKH Siap-siap! Ada Survei Rumah di Januari 2026, Catat Tanggal dan Cek Kriteria agar Bansos Tetap Cair
• Menjawab pertanyaan dengan jujur
• Menyiapkan KTP dan KK asli
• Menyiapkan rapor anak atau buku KIA
• Membiarkan petugas memotret rumah sebagai bukti lapangan
Survei ini menjadi penentu utama apakah KPM masih layak menerima bantuan atau justru harus siap menghadapi kenyataan pahit, bansos dihentikan.***