RADAR BOGOR - Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang saat ini bertanya-tanya mengenai pencairan dana bansos BPNT untuk periode akhir tahun lalu.
Berdasarkan informasi terbaru dari kanal Youtube Yoga Faradika, berikut adalah rangkuman mengenai nasib bansos BPNT tahap 4 tahun 2025 untuk KPM.
Banyak KPM bansos BPNT melihat adanya harapan karena status di aplikasi SIKS-NG online sudah menunjukkan keterangan SI (Standing Instruction) atau SPM (Surat Perintah Membayar).
Secara teori, status ini berarti dana sudah diperintahkan untuk segera masuk ke rekening. Namun, kenyataannya di lapangan masih banyak saldo yang kosong.
Berdasarkan informasi dari layanan pengaduan bansos, terdapat kendala teknis yang cukup serius.
Bantuan BPNT periode Oktober-Desember 2025 (Tahap 4) kemungkinan tidak akan dilanjutkan pencairannya untuk sebagian besar KPM yang belum menerima.
Penyebab utamanya adalah gangguan pada sistem laporan transaksi di bank. Ditambah lagi, waktu pencairan untuk tahap 4 sudah ditutup sejak 21 Desember 2025. Karena sudah lewat tenggat waktu, sistem tidak bisa lagi memproses penyaluran dana dari anggaran tahun lama ke rekening Anda.
Apa yang Harus Dilakukan KPM?
Meskipun kabar ini terdengar mengecewakan, para penerima manfaat diminta untuk tetap tenang dan memperhatikan hal berikut:
1. Tunggu Periode Selanjutnya
Pemerintah meminta KPM untuk fokus menunggu pencairan periode baru, yaitu Januari hingga Maret 2026.
2. Masih Ada Harapan
Informasi ini belum bersifat final secara menyeluruh dari Kementerian Sosial (Kemensos). Masih ada kemungkinan kecil untuk kebijakan "pencairan susulan" atau dana yang dirapel (digabung) dengan pencairan tahap berikutnya di tahun 2026.
Kesimpulannya, jika saldo KKS Anda masih nol untuk tahap 4 tahun lalu, besar kemungkinan dana tersebut terhambat sistem karena sudah melewati batas waktu tahun anggaran. Pastikan data Anda tetap aktif agar tidak ada kendala pada pencairan tahap 1 di tahun 2026 ini.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga