RADAR BOGOR - Memasuki awal tahun 2026, kabar menggembirakan datang bagi keluarga penerima manfaat (KPM) Bansos PKH, BPNT, serta masyarakat di berbagai daerah.
Pemerintah kembali melanjutkan pencairan sejumlah Bansos (bantuan sosial) yang dipastikan cair mulai Januari 2026, bertepatan dengan persiapan menyambut bulan suci Ramadan pada Februari mendatang.
Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube GANIA VLOG dijelaskan, terdapat lima program Bansos yang kembali disalurkan pada awal 2026.
Informasi ini menjadi kabar baik bagi jutaan keluarga di Indonesia yang menantikan kelanjutan bansos rutin maupun tambahan dari pemerintah.
Pihak kanal menjelaskan bahwa Ramadhan 2026 diperkirakan jatuh pada Februari.
Sehingga, pencairan berbagai bansos akan dipercepat menjelang Hari Raya Idul Fitri yang diprediksi berlangsung pada Maret 2026.
Berikut rangkuman 5 bantuan sosial yang dilanjutkan pencairannya di awal tahun 2026:
1. PKH Tahap 1 Tahun 2026
Bantuan pertama yang kembali dicairkan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1, untuk alokasi bulan Januari, Februari, dan Maret 2026.
Penyaluran tetap dilakukan setiap tiga bulan sekali, baik melalui kartu KKS Merah Putih maupun Kantor Pos Indonesia untuk KPM tertentu.
Pemantauan data melalui SIKS-NG menunjukkan bahwa sebagian KPM sudah mulai masuk periode salur Januari–Maret 2026, yang menandakan proses pencairan tengah dipersiapkan pemerintah pusat.
2. PIP 2026 (Program Indonesia Pintar) - Termasuk TK/PAUD
Program Indonesia Pintar juga dipastikan lanjut di tahun 2026, bahkan dengan perluasan sasaran baru untuk murid TK/PAUD, bagian dari program wajib belajar 13 tahun.
Terdapat sekitar 888.000 anak TK yang akan menerima bantuan Rp450.000 per tahun.
Jadwal Pencairan PIP 2026:
Termin 1: Februari – April
Termin 2: Mei – September
Termin 3: Oktober – Desember
KPM PKH maupun BPNT yang anaknya sudah masuk SK nominasi dan melakukan aktivasi rekening diminta bersiap menerima dana PIP.
Besaran PIP 2026:
Jenjang SD
Kelas 1 semester ganjil: Rp225.000
Kelas 2–5: Rp450.000
Kelas 6 semester genap: Rp225.000
Jenjang SMP
Kelas 7 semester ganjil: Rp375.000
Kelas 8–9: Rp750.000
Kelas 7–8 semester genap: Rp750.000
Kelas 9 semester genap: Rp375.000
Jenjang SMA
Kelas 10 semester ganjil: Rp900.000
Kelas 11–12 semester ganjil: Rp1.800.000
Kelas 10–11 semester genap: Rp1.800.000
Kelas 12 semester genap: Rp900.000
3. BPNT Sembako 2026
Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga berlanjut di 2026.
Penyaluran dilakukan setiap tiga bulan sekali, menyasar rumah tangga miskin untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan pokok.
4. BLT Dana Desa 2026
Pemerintah menetapkan BLT Dana Desa tetap menjadi prioritas penggunaan dana desa pada 2026, khususnya untuk warga miskin ekstrem.
Penetapan penerima mengikuti:
DTKS
Verifikasi desa
Musyawarah desa khusus (Musdesus)
Besaran BLT Dana Desa umumnya Rp300.000 per bulan, namun jadwal penyaluran bisa berbeda antar desa.
Catatan penting: KPM PKH dan BPNT biasanya tidak menerima BLT Dana Desa.
5. PBI JKN (BPJS Kesehatan Gratis)
Program Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN tetap berjalan di 2026.
Pemerintah tetap menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan, sehingga pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) dapat mengakses layanan kesehatan secara gratis.
Itulah lima jenis Bansos pemerintah yang dipastikan lanjut cair di awal tahun 2026.
Seluruh program Bansos ini diharapkan mampu membantu masyarakat menghadapi kebutuhan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim