RADAR BOGOR - Pemerintah memulai penugasan Perum Bulog menyalurkan bansos pangan beras tahun anggaran 2026 ke KPM dengan total mencapai 720.000 ton.
Melansir YouTube Info Bansos, bantuan beras awal tahun ini, disebut akan menyasar sebanyak 18 juta keluarga prasejahtera atau KPM.
Di mana setiap KPM bansos, dijadwalkan membawa pulang total 40 kg beras yang dibagikan secara bertahap guna menjaga ketahanan pangan nasional menghadapi inflasi di awal tahun.
Penyaluran ini dilakukan beriringan dengan proses verifikasi ketat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi penentu cairnya bantuan reguler seperti PKH dan BPNT untuk periode Januari-Maret 2026.
Setiap KPM akan menerima 10 kg per bulan. Namun, di beberapa daerah yang mengalami kendala distribusi, bantuan ini berpotensi dirapel sebesar 20 kg untuk dua bulan sekaligus guna mempercepat penyerapan manfaat sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.
Selain bantuan beras, bansos PKH tahap pertama tahun 2026 juga sedang dalam proses finalisasi data.
Berikut rincian nominal yang akan diterima KPM lewat rekening KKS:
- Ibu Hamil dan Balita: Rp750.000 per tahap.
- Penyandang Disabilitas dan Lansia: Rp600.000 per tahap.
- Siswa SD: Rp225.000 per tahap (menyesuaikan komponen pendidikan lainnya).
Untuk bantuan BPNT atau program sembako, pemerintah masih menggunakan skema Rp200.000 per bulan.
Informasi terbaru menyebutkan pencairan periode Januari, Februari, dan Maret kemungkinan besar akan dirapel.
Sehingga KPM akan menerima Rp600.000 langsung di kartu KKS masing-masing pada waktu pencairan nanti.
Bulan Januari merupakan tahap paling krusial bagi KPM. Proses verifikasi data DTSEN yang mengintegrasikan data Dukcapil, PLN, BPJS, hingga Pertamina sedang berlangsung intensif selama 1 hingga 4 minggu.
KPM yang datanya tidak valid atau terdeteksi sudah mampu secara ekonomi berisiko dicoret dari SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) dan bantuannya tidak akan cair di tahap 1 ini.
Pencairan bantuan PKH, BPNT, dan Beras diprediksi akan mulai mengalir deras pada akhir Januari hingga Februari 2026.
Untuk memastikan nama Anda masih tercantum sebagai KPM aktif, segera lakukan pengecekan mandiri:
- Akses aplikasi resmi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos.
- Masukkan data wilayah sesuai KTP.
- Masukkan nama penerima manfaat.
- Klik cari data untuk melihat status Proses Verifikasi atau Sudah Cair.