RADAR BOGOR - Awal tahun 2026 kembali menghadirkan pertanyaan dari keluarga penerima manfaat (KPM) terkait kondisi saldo bantuan sosial PKH dan BPNT.
Banyak warga ingin memastikan apakah saldo sudah masuk pada pertengahan Januari atau masih menunggu pencairan dari pemerintah.
Dalam tayangan kanal YouTube BUNGKAS WAE dijelaskan, pengecekan saldo PKH dan BPNT untuk hari Minggu, 18 Januari 2026, menunjukkan belum adanya dana yang masuk ke rekening para penerima.
Hasil pengecekan pada kartu KKS memperlihatkan saldo masih kosong karena belum ada transfer dari bank-bank Himbara untuk kedua jenis bantuan tersebut.
Disebutkan pula, masyarakat diharapkan bersabar sambil menunggu proses penyaluran resmi dari pemerintah.
Proses penyaluran mencakup bantuan PKH maupun BPNT reguler, termasuk pencairan susulan serta alokasi bantuan untuk Tahap 1 tahun 2026 yang mencakup periode Januari, Februari, dan Maret.
Bagi KPM yang tidak menerima bantuan pada tahap sebelumnya, tetapi statusnya masih aktif dan tercatat berhasil dalam pengecekan rekening SPM atau SI, besar kemungkinan hak bantuannya akan digabungkan ke dalam pencairan tahap pertama tahun ini.
Untuk jadwal resmi, pencairan PKH Tahap 1 tahun 2026 diperkirakan mulai berlangsung pada Februari hingga akhir Maret.
Transfer dana dilakukan secara bertahap melalui bank penyalur Himbara ke rekening KKS masing-masing penerima manfaat yang datanya telah tervalidasi.
Pemerintah menegaskan bahwa pencairan tidak dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Perbedaan jadwal dipengaruhi oleh kesiapan data bayar SP2D yang diterbitkan Kementerian Sosial kepada perbankan.
Oleh karena itu, beberapa daerah mungkin menerima pencairan lebih dulu, sementara daerah lain akan menyusul sesuai kesiapan sistem.
Dengan demikian, KPM disarankan tetap melakukan pengecekan berkala sambil menunggu informasi lanjutan dari pendamping sosial maupun kanal resmi pemerintah. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim