RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) tahap satu tahun 2026 tentu banyak ditunggu oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bansos reguler yang begitu dinanti salah satunya yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap satu untuk periode Januari-Maret 2026.
Dilansir dari kanal Youtube Sukron Channel, sedikitnya ada tiga ciri KPM BPNT yang bantuan sosialnya akan kembali cair tahun ini, yaitu sebagai berikut:
1. Masuk Desil Satu sampai Lima
Desil merupakan tingkat kesejahteraan ekonomi yang dibedakan menjadi sepuluh golongan, KPM yang bansos Sembakonya akan cair ada mereka yang masuk ke desil satu hingga lima.
Desil ini ditentukan berdasarkan data yang ada pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Bada Pusat Statistik (BPS).
Dengan kata lain, bagi KPM yang masuk desil enam hingga sepuluh tidak akan menerima bansos Sembako tersebut.
Bagi masyarakat yang ingin melihat tingkat desil mereka bisa melalui operator SIKS-NG atau aplikasi Cek Bansos.
2. Status SI di SIKS-NG
KPM yang akan menerima pencairan bansos BPNT tahun 2026 adalah mereka yang status transaksi di SIKS-NG menunjukan Standing Instruction (SI).
Status tersebut menunjukan bahwa pemerintah sudah mengeluarkan surat perintah kepada bank penyalur untuk mentransfer saldo bansos ke KKS masing-masing KPM.
Baca Juga: Hujan Deras, Rumah Warga di Tegal Gundil dan Babakan Pasar Kota Bogor Ambruk
Jika sudah muncul keterangan SI, maka KPM hanya perlu menunggu saldo bantuan masuk ke KKS yang mereka pegang, setelah itu baru bisa untuk dicairkan.
3. Belum Diusulkan Graduasi Mandiri
Bansos BPNT tahap satu masih akan diacairkan kepada KPM yang belum melakukan graduasi mandiri.
Dengan kata lain, bagi KPM yang sudah diusulkan sebagai peserta graduasi mandiri, maka pada penyaluran tahap satu tidak akan lagi menerima saldo bansos.
Demikian itu adalah tiga ciri KPM yang pada tahun 2026 ini akan kembali menerima pencairan bansos BPNT tahap satu sebesar Rp600 ribu.***
Editor : Asep Suhendar