Pastikan Berkas Penerima Bansos Sesuai, Berikut Transformasi Jalur Pemutakhiran Data KPM
Mutia Tresna Syabania• Senin, 19 Januari 2026 | 17:09 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
RADAR BOGOR - Akurasi data menjadi pilar utama karena menentukan keberhasilan berbagai program, mulai dari bantuan sosial (bansos) menuju kemandirian (graduasi), bantuan adaptif hingga program jaring pengaman sosial lainnya.
Dikutip dari Youtube Arfan Saputra Channel, proses pengolahan data bansos melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) bersifat terbuka dan dinamis serta peran aktif masyarakat sangat diperlukan untuk mengoreksi ketidaksesuaian di lapangan.
Untuk menjamin akurasi yang berkelanjutan, tersedia infrastruktur birokrasi yang terintegrasi:
• Mekanisme Berjenjang: Masyarakat dapat melaporkan perubahan kondisi ekonomi melalui RT/RW yang diteruskan ke tingkat Kelurahan atau Desa.
Melalui fitur ini, masyarakat bisa mendaftarkan diri sendiri/orang lain yang layak, atau menyanggah penerima yang dianggap sudah mampu, dengan melampirkan bukti-bukti pendukung yang kuat.
Tak hanya itu evaluasi terhadap penerima manfaat juga dilakukan guna memastikan bantuan tepat sasaran, berikut pencapaian dalam perbaikan data:
• Peralihan Penerima: Tahun ini lebih dari 3 juta penerima manfaat dialihkan kepada individu yang lebih memenuhi kriteria kelayakan.
• Revisi Data PBI: Sebanyak 11 juta lebih penerima Penerima Bantuan Iuran (PBI) kesehatan telah dikoreksi dan dialihkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Setiap laporan masyarakat akan diproses lebih lanjut untuk memperbaiki distribusi bantuan secara nasional.