Jangan Terkecoh Beredarnya Struk, Ini Jadwal Penyaluran BPNT Rp600 Ribu dan Daftar Bansos yang Cair Januari 2026
Kholikul Ihsan• Selasa, 20 Januari 2026 | 05:23 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
RADAR BOGOR - Media sosial tengah diramaikan dengan unggahan struk saldo KKS senilai Rp6.010 yang diklaim sebagai pencairan BPNT Tahap 1 2026 pada Senin, 19 Januari 2026.
Namun, hasil verifikasi data menunjukkan bahwa struk tersebut bukanlah bantuan sembako periode terbaru, melainkan sisa saldo lama, sementara dana resmi sebesar Rp600.000 masih dalam tahap verifikasi akhir oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Berikut panduan lengkap mengenai status pencairan program sembako dan daftar bantuan lain yang dipastikan cair sebelum 31 Januari 2026.
Mengutip kanal YouTube Info Bansos, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkecoh oleh tangkapan layar struk mesin EDC Mandiri yang beredar pagi ini dan penting untuk diketahui:
- Bukan Tahap 1 2026: Saldo dengan nominal kecil (di bawah Rp200.000) dipastikan sisa transaksi atau rapelan kecil dari akhir tahun 2025.
- Standar Nominal Baru: Berdasarkan aturan Kemensos, pencairan BPNT (kini disebut program sembako) untuk periode Januari–Maret 2026 adalah sebesar Rp600.000 (Rp200.000/bulan).
- Status SIKS-NG: Saat ini verifikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTKS) terus dilakukan untuk memastikan akurasi penerima triwulan pertama.
Daftar 3 Bansos yang Cair hingga 31 Januari 2026
Sambil menunggu saldo Rp600.000 masuk ke KKS, pemerintah memastikan beberapa bantuan berikut tetap tersalurkan hingga akhir bulan ini:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Fokus pada penguatan gizi anak sekolah (PAUD–SMK), ibu hamil, dan balita untuk pencegahan stunting secara nasional.
- PIP Susulan 2025 (Termin 3): Bagi siswa yang belum mencairkan dana tahun lalu, saldo antara Rp450.000 hingga Rp1,8 juta kini sedang disalurkan sebagai penyelesaian tahap akhir.
- Bansos PBI (BPJS Kesehatan): Bantuan iuran kesehatan gratis tetap aktif bagi KPM yang masuk dalam basis data kurang mampu agar tetap bisa berobat tanpa biaya.
Pada 2026, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi mulai diperluas secara bertahap kepada:
- Lansia Terlantar: Target awal 100.000 lansia di atas 75 tahun dengan pendampingan khusus (caregiver).