Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ramai Cek Saldo BPNT Januari 2026, Ini Penjelasan Soal Nominal Kecil dan Daftar Bansos yang Tetap Cair hingga Akhir Bulan

Ira Yulia Erfina • Selasa, 20 Januari 2026 | 14:13 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.

RADAR BOGOR - Perbincangan mengenai pengecekan saldo bantuan sosial (bansos) pangan kembali menguat di pertengahan Januari 2026. 

Sejumlah masyarakat yang mengunggah bukti struk saldo dari mesin EDC maupun ATM dan mengaitkannya dengan pencairan BPNT susulan serta tahap pertama tahun 2026. 

Kondisi ini memunculkan kebingungan karena nominal saldo yang muncul sangat kecil dan jauh dari angka yang selama ini diharapkan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM), lalu seperti apa faktanya? 

Dilansir dari kanal Info Bansos, saldo dengan nominal sangat kecil seperti Rp6 ribuan hingga Rp10 ribuan yang terlihat pada sejumlah struk bukanlah tanda masuknya bantuan BPNT tahap pertama 2026. 

Saldo tersebut lebih masuk akal jika dipahami sebagai sisa transaksi sebelumnya atau rapelan dari penyaluran akhir tahun 2025 yang belum habis digunakan. 

Untuk alokasi Januari hingga Maret 2026, nilai bantuan yang seharusnya diterima jauh lebih besar, yakni akumulasi tiga bulan dengan total enam ratus ribu rupiah. 

Oleh karena itu, jika saldo yang muncul tidak mendekati nominal tersebut, dapat dipastikan belum ada pencairan baru untuk tahap 2026.

Status Terkini Penyaluran BPNT Tahap 1 Tahun 2026

Istilah BPNT saat ini semakin sering disebut sebagai Program Sembako karena mekanisme penyalurannya yang berbentuk dana tunai dan dapat ditarik, tidak lagi berupa saldo khusus yang hanya bisa dibelanjakan bahan pangan tertentu. 

Untuk tahap pertama tahun 2026, proses yang berjalan masih berada pada tahapan verifikasi dan pemutakhiran data agar bantuan benar-benar diterima oleh pihak yang berhak. 

Proses ini membutuhkan waktu sehingga dana belum masuk ke KKS milik penerima. Masyarakat disarankan untuk tidak terpancing isu viral dan hanya memantau status bantuan melalui saluran pengecekan yang valid. 

Apabila periode salur yang tercantum masih menunjukkan tahun 2025, berarti penyaluran tahap 2026 memang belum dimulai.

Daftar Bansos yang Masih Cair hingga 31 Januari 2026

Sambil menunggu pencairan BPNT tahap pertama, terdapat beberapa program bantuan lain yang masih berjalan hingga akhir Januari 2026. 

Bantuan iuran kesehatan bagi warga kurang mampu tetap aktif sehingga peserta bisa memanfaatkan layanan kesehatan tanpa beban biaya iuran. 

Selain itu, program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu fokus besar di tahun 2026 dengan sasaran yang semakin luas, mulai dari anak usia sekolah di berbagai jenjang, ibu hamil dan menyusui, hingga balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. 

Dalam pengembangannya, program ini juga mulai menyasar lansia terlantar berusia lanjut serta penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan gizi berkelanjutan.

PIP Susulan Masih Berlanjut

Di sektor pendidikan, pencairan Program Indonesia Pintar susulan juga masih berlangsung bagi siswa yang sebelumnya masuk nominasi termin akhir tahun 2025 namun belum sempat mencairkan haknya. 

Besaran dana yang diterima berbeda-beda tergantung jenjang pendidikan, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga mencapai satu koma delapan juta rupiah. 

Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan peserta didik sekaligus meringankan beban keluarga di awal tahun ajaran. 

Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #saldo #bansos