RADAR BOGOR – Memasuki awal tahun 2026, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mulai bertanya-tanya, “Kapan bansos cair lagi?” dan “Bagaimana nasib bantuan akhir tahun lalu yang belum masuk?”
Berdasarkan informasi terbaru dari kanal Diary Bansos, Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini sedang sibuk melakukan persiapan besar-besaran untuk penyaluran bantuan PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026.
Berikut poin-poin penting yang perlu Anda pahami.
Persiapan Pencairan Tahap 1 2026 (Januari–Maret)
Sebelum dana ditransfer ke Kartu KKS Anda, ada beberapa tahapan verifikasi yang dilakukan pemerintah.
Bagi penerima PKH yang memiliki komponen anak sekolah, pendamping sosial akan mengecek tingkat kehadiran siswa.
Syaratnya, kehadiran minimal harus 85 persen. Jika kurang, bantuan terancam ditangguhkan.
Selain itu, Kemensos menggunakan data terbaru dari BPS. KPM yang berada di desil 1–4 menjadi prioritas untuk mendapatkan paket lengkap (PKH, BPNT, dan KIS PBI).
Sementara itu, desil 5 diprioritaskan untuk BPNT dan KIS PBI.
Kabar baiknya, bantuan diprediksi cair antara pertengahan Februari hingga akhir Maret 2026.
Waktu ini sengaja dipilih agar bertepatan dengan momen bulan suci Ramadan dan persiapan menjelang Idulfitri.
Nasib Bantuan Tahun 2025 yang Belum Cair
Bagi Anda yang merasa ada bantuan di akhir tahun 2025 yang belum sempat diambil, berikut penjelasannya.
1. Dana Hangus
Jika bantuan sudah masuk rekening tahun lalu, tetapi tidak diambil hingga batas waktu (21 Desember untuk BPNT dan 31 Desember untuk PKH), maka dana tersebut otomatis ditarik kembali oleh negara.
2. Status “Berhasil Cek Rekening”
Jika di sistem terlihat status “Berhasil Cek Rekening”, tetapi saldo masih nol, kemungkinan besar terjadi kendala teknis pada sistem bank penyalur.
Meski ada peluang cair di awal tahun ini, sebaiknya jangan berharap terlalu tinggi mengingat adanya pergantian tahun anggaran.
3. Masalah KKS Baru
Bagi warga yang sudah memegang Kartu KKS baru, tetapi tidak pernah menerima bantuan (status exclude), jangan khawatir.
Para pendamping sosial telah diinstruksikan untuk mendata ulang dan melaporkan kembali kasus ini ke Kemensos pusat.
Sebagai saran untuk KPM, jika Anda merasa kondisi ekonomi masih sulit, tetapi bantuan tidak kunjung cair atau data desil Anda dianggap terlalu mampu, Anda dapat mengajukan sanggahan atau usulan baru secara mandiri melalui Aplikasi Cek Bansos.***
Editor : Eli Kustiyawati