RADAR BOGOR - Memasuki pertengahan Januari 2026, beredar luas unggahan di media sosial yang mengklaim, bansos BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) sebesar Rp600.000 telah cair ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Namun, setelah dilakukan penelusuran fakta, informasi pencairan bansos BPNT untuk KPM tersebut dinyatakan tidak akurat dan diduga kuat merupakan hasil rekayasa digital.
Dikutip dari Youtube Arfan Saputra Channel, Berikut cara membedakan bukti transaksi bansos BPNT asli dengan editan, serta memberikan panduan KPM cek saldo bansos yang valid:
1. Cara Mengenali Bukti Transfer Palsu (Editan)
Banyak KPM terkecoh oleh tangkapan layar (screenshot) aplikasi perbankan yang telah dimodifikasi. Berikut adalah beberapa poin janggal yang sering ditemukan pada bukti transfer palsu:
• Format Nomor Rekening: Pada aplikasi perbankan resmi (seperti Livin' by Mandiri), nomor rekening ditampilkan sebagai deretan angka bersih.
Jika Anda melihat ada tanda garis miring (/) di tengah nomor rekening, dapat dipastikan itu adalah hasil editan.
Penulisan Nominal Saldo: Pada tampilan saldo aplikasi resmi, nominal biasanya ditulis bulat tanpa ada tambahan angka nol di belakang koma (contoh: Rp600.000).
Jika terdapat format dua angka nol di belakang koma (contoh: Rp600.000,00), hal tersebut sering kali tidak sesuai dengan tampilan antarmuka (interface) aplikasi terbaru.
2. Hasil Pengecekan Fakta Lapangan (Per 19 Januari 2026)
Berdasarkan pengecekan langsung melalui aplikasi perbankan digital milik KPM BPNT murni pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 15.33 WIB, ditemukan fakta sebagai berikut:
Baca Juga: Lama Tak Keluar dari Kamar Mandi Alun-Alun Kota Bogor, Lansia Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia
• Saldo Belum Masuk: Belum ada dana masuk untuk alokasi BPNT Tahap 1 (Januari–Maret) tahun 2026.
• Status Terakhir: Riwayat transaksi terakhir yang tercatat pada sebagian besar KPM adalah bantuan BLT periode November 2025.
Penyaluran Belum Dimulai: Baik bantuan PKH maupun BPNT untuk tahap pertama, di tahun 2026 terpantau masih dalam proses persiapan administrasi di tingkat pusat dan belum disalurkan ke Bank Himbara.
3. Panduan Cek Saldo Mandiri Lewat KKS Digital
Bagi Anda yang sudah memiliki akun mobile banking, Anda dapat memastikan saldo secara mandiri untuk menghindari informasi simpang siur:
• Login ke aplikasi perbankan Anda (misalnya Livin' by Mandiri atau BRImo).
• Pilih menu informasi rekening atau klik pada gambar KKS Merah Putih Digital yang tertera di aplikasi.
• Perhatikan riwayat transaksi dengan teliti. Jika saldo bertambah, pastikan keterangannya sesuai dengan program bantuan sosial dari pemerintah.
Hingga saat ini, bantuan BPNT Tahap 1 2026 sebesar Rp600.000 belum didistribusikan.
Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada unggahan struk atau saldo yang beredar di grup media sosial tanpa verifikasi resmi.
Semoga proses verifikasi data segera selesai, sehingga bansos dapat cair sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga