RADAR BOGOR - Sejumlah tangkapan layar mesin ATM beredar luas di media sosial, menunjukkan adanya saldo masuk ke rekening bansos KPM yang disebut sebagai BPNT.
Unggahan tersebut langsung memicu spekulasi bahwa bansos BPNT tahap 1 tahun 2026 telah cair ke sejumlah KPM.
Namun, klarifikasi terbaru melansir YouTube Info Bansos menyebutkan, bahwa informasi adanya bansos BPNT cair ke rekening KPM tersebut tidak benar.
Saldo Kecil Bukan Tanda Bantuan Baru
Saldo bantuan yang muncul dengan nominal kecil, bahkan hanya ribuan rupiah, bukanlah bagian dari penyaluran bantuan sosial tahun 2026.
Nominal resmi Program Sembako tidak mungkin dicairkan dalam jumlah tersebut.
Pemerintah telah menetapkan bahwa bantuan pangan untuk tahap pertama tahun 2026 disalurkan sebesar Rp600.000 untuk tiga bulan, bukan dicicil dalam nominal tak wajar.
Saldo kecil yang muncul dipastikan berasal dari sisa saldo atau transaksi tertunda dari penyaluran akhir tahun 2025 yang baru terbaca sistem perbankan.
Seiring berjalannya waktu, istilah BPNT kini resmi digantikan oleh Program Sembako.
Program ini tetap berada di bawah naungan Kementerian Sosial dan berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan bergizi masyarakat.
Perubahan besar terletak pada sistem penyaluran, di mana bantuan kini lebih fleksibel dan dapat ditarik tunai, tanpa menghilangkan tujuan utamanya sebagai bantuan pangan.
Penyaluran Tahap 1 Masih Tahap Awal
Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, aaat ini, pemerintah masih melakukan:
• Pemadanan data penerima
• Pembersihan data ganda
• Validasi kelayakan KPM berdasarkan DT-SEN
Proses ini krusial agar bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang berhak.
Karena itu, pencairan penuh Program Sembako tahap 1 belum dilakukan secara massal hingga akhir Januari 2026.
Imbauan agar Tidak Mudah Terprovokasi
Kementerian Sosial mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada unggahan yang belum terverifikasi.
Banyak konten sengaja dibuat untuk menarik perhatian dan memicu harapan palsu di kalangan penerima bantuan.
Langkah terbaik adalah melakukan pengecekan mandiri melalui kanal resmi pemerintah dan menunggu pengumuman pencairan resmi.
Meski Program Sembako tahap 1 belum cair, masyarakat tetap dapat memanfaatkan bantuan lain yang sedang berjalan, antara lain:
PBI BPJS Kesehatan
Program Makan Bergizi untuk anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta perluasan ke lansia dan penyandang disabilitas
PIP Susulan 2025 yang cair di awal 2026 sebagai penyelesaian penyaluran tahun sebelumnya
Isu saldo BPNT yang viral hanyalah kesalahpahaman akibat sisa saldo lama.
Bantuan pangan tahap 1 tahun 2026 belum cair, dan seluruh proses masih berjalan sesuai mekanisme resmi.
Masyarakat diminta tetap tenang, waspada terhadap hoaks, dan terus memantau informasi melalui sumber terpercaya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga