Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ada Kuota 300.000 Penerima Baru Bansos PKH dan BPNT 2026, Ini Alasan Teknis di SIKS-NG yang Wajib KPM Tahu

Kholikul Ihsan • Selasa, 20 Januari 2026 | 20:51 WIB
Ilustrasi. KPM mengambil bansos PKH BPNT.
Ilustrasi. KPM mengambil bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) membuka kuota bagi 300.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru untuk mengisi kekosongan kuota bansos reguler PKH dan BPNT di Tahap 1 2026.

Namun, di tengah antusiasme tersebut, melansir YouTube Cek Bansos, para KPM kartu KKS lama diminta untuk berhenti melakukan pengecekan saldo bansos PKH BPNT di mesin ATM atau agen bank minggu ini karena alasan teknis pada sistem SIKS-NG.

Pemerintah mengambil langkah ini untuk memastikan efisiensi distribusi bagi 10 juta penerima bansos PKH dan 18,8 juta penerima BPNT secara nasional.

Bagi warga yang selama ini hanya menerima bantuan beras atau BLT Kesra, kini berpeluang mendapatkan bantuan modal tetap dari negara.

Siapa yang Berhak Mengisi 300.000 Kuota Kosong?

Kekosongan kuota ini terjadi akibat proses graduasi sistemik bagi keluarga yang sudah mampu atau datanya tidak lagi memenuhi syarat. Prioritas pengisian kuota baru diberikan kepada:

- Warga di Desil 1–5: Diprioritaskan bagi mereka yang sudah masuk dalam basis data kemiskinan namun belum pernah menerima bantuan reguler (PKH/BPNT).

- Pendaftar Jalur Mandiri dan Formal: Diambil dari masyarakat yang sebelumnya telah mengusulkan diri melalui aplikasi Cek Bansos atau melalui pendataan di kantor desa/kelurahan.

Sistem akan melakukan penyaringan otomatis terhadap KPM yang data ekonominya masih masuk dalam ambang batas kelayakan.

Update SIKS-NG

Berdasarkan pantauan real-time per Selasa, 20 Januari 2026, proses pencairan secara teknis belum mencapai tahap transfer. Berikut detailnya:

- PKH Tahap 1: Menu final closing untuk periode Januari–Maret 2026 terpantau belum ter-update atau masih dalam tahap pengolahan data pusat.

- BPNT Tahap 4 (Susulan): Status di sistem masih tertahan pada posisi Berhasil Cek Rekening, yang berarti dana belum naik ke tahap perintah bayar (SPM/SI).

Belum ada dana yang masuk ke rekening KKS mana pun untuk periode awal tahun 2026 ini.

KPM dihimbau hemat biaya dan tenaga, mengecek saldo saat status SIKS-NG belum menunjukkan SI (Standing Instruction) hanya akan menghabiskan biaya transportasi dan biaya admin di agen bank.

Selain itu, jangan mudah percaya pada unggahan bukti struk pencairan yang tidak jelas sumbernya. Pastikan informasi berasal dari pendamping sosial atau kanal Kemensos.

Bagi warga yang merasa layak namun belum terdaftar, gunakan sisa waktu di bulan Januari ini untuk:

- Mengunduh aplikasi Cek Bansos di Play Store.
- Melakukan pendaftaran akun dan mengisi menu Usul dengan data KTP yang valid.
- Memantau secara berkala apakah nama Anda masuk dalam daftar nominasi pengisi kuota 300.000 orang tersebut.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh