RADAR BOGOR - Kementerian Sosial dan Perum Bulog mulai mempercepat penyaluran berbagai skema bantuan sosial (bansos) tunai seperti PKH BPNT dan beras, untuk menjaga stabilitas pangan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan.
Melansir YouTube Info Bansos, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam kategori prioritas berpeluang menerima akumulasi bansos dengan nilai total mencapai lebih dari Rp3,5 juta per tahap yang terdiri dari BPNT, bantuan pendidikan, hingga bantuan pangan pokok atau beras.
Penyaluran bansos PKH BPNT hingga beras ini dilakukan secara bertahap mulai akhir Januari hingga Maret 2026, menyasar 18,3 juta rumah tangga yang lolos verifikasi kelayakan desil tingkat kesejahteraan.
Angka fantastis Rp3,5 juta ini merupakan akumulasi dari berbagai komponen bantuan bagi KPM yang berada di Desil 1 hingga 4. Berikut adalah perkiraan rincian bantuannya:
- BPNT Tahap 1: Rp600.000 (Rapel periode Januari–Maret).
- PKH Tahap 1: Nominal variatif hingga Rp2,4 juta (tergantung komponen balita, ibu hamil, lansia, atau disabilitas).
- PIP (Bantuan Sekolah): Hingga Rp1.800.000 untuk jenjang SMA/SMK.
- Bantuan Pangan: Beras 10 kg per bulan (total 40 kg hingga April) senilai kurang lebih Rp400.000.
Bantuan Beras 40 Kg Digulirkan
Untuk menekan lonjakan harga pangan di pasar, Bulog menyalurkan bantuan beras premium kepada 18,3 juta KPM di seluruh Indonesia.
- Alokasi: 10 kg beras per bulan selama 4 bulan berturut-turut (Januari, Februari, Maret, April 2026).
- Tujuan: Memastikan setiap keluarga kurang mampu memiliki stok pangan yang cukup selama menjalani ibadah puasa hingga hari raya Idul Fitri.
Pemerintah menggunakan peringkat kesejahteraan (Desil) untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan bantuan bertumpuk:
- Desil 1 s/d 4: Kelompok paling rentan yang diprioritaskan menerima kombinasi PKH dan BPNT sekaligus.
- Desil 5: Kelompok yang masih berhak menerima BPNT (Sembako) dan PBI Jaminan Kesehatan (BPJS gratis).
- Pencoretan Otomatis: KPM yang profil ekonominya naik ke Desil 6-10 atau terdeteksi oleh data PPATK terlibat dalam aktivitas game online terlarang akan langsung dihapus dari daftar penerima.
Agar tidak melewatkan pencairan besar ini, KPM diimbau melakukan pengecekan mandiri melalui langkah berikut:
- Aplikasi Cek Bansos: Unduh di Play Store untuk melihat status kepesertaan aktif.
- Operator SIKS-NG Desa: Tanyakan posisi desil Anda pada operator desa untuk memastikan Anda tidak masuk daftar graduasi.
- Pendamping Sosial: Konsultasikan komponen apa saja yang cair di bulan ini agar nominal yang diterima sesuai dengan data keluarga.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga