Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Gembira Penerima Bansos, Pembukaan Kuota 300 Ribu KPM Baru Prioritas Desil 1-5 dan Status Terkini SIKS-NG

Mutia Tresna Syabania • Rabu, 21 Januari 2026 | 09:43 WIB
Ilustrasi KPM bansos baru tahun 2026.
Ilustrasi KPM bansos baru tahun 2026.
RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia terus melakukan persiapan matang menjelang penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler Tahap 1 untuk alokasi Januari, Februari, dan Maret 2026. 
 
Terdapat beberapa kabar strategis yang perlu diperhatikan oleh masyarakat, baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos lama maupun calon penerima baru.
 
Dilansir dari kanal Youtube Cek Bansos, berikut adalah poin-poin utama mengenai kuota tambahan, status sistem, dan imbauan penting terkait pengecekan saldo bansos.
 
Baca Juga: Hoax, Bantuan BLT UMKM Senilai Rp5 hingga Puluhan Juta Rupiah Bakal Disalurkan di Pencairan Bansos 2026
 
1. Peluang KPM Baru: Pengisian Kuota Kosong 300 Ribu Kursi
 
Pemerintah diakabarkan telah menginformasikan tentang adanya slot kosong untuk penerima bantuan reguler (PKH dan BPNT) di awal tahun 2026.
 
Target Penerima: Kuota ini ditujukan bagi masyarakat yang terdaftar di DTKS namun selama ini belum pernah mendapatkan bantuan reguler. 
 
Prioritas diberikan kepada penerima yang berada di peringkat Desil 1 hingga Desil 5.
 
Baca Juga: 32 Ribu Pegawai SPPG Diangkat Jadi PPPK Tahap 2 Mulai Februari 2026, Kepala BGN: Tahap 3 dan 4 Masing-Masing 32.460
 
Penyebab Kekosongan: Slot ini tersedia akibat adanya proses graduasi, baik secara mandiri (ekonomi membaik), secara sistem (data tidak padan), maupun alami (meninggal dunia tanpa ahli waris).
 
Syarat Utama: Calon penerima harus sudah pernah mengajukan diri melalui jalur formal (Kelurahan/Desa) atau melalui fitur "Daftar Usulan" pada aplikasi Cek Bansos.
 
2. Target Sasaran Nasional Tahun 2026
 
Kemensos telah merilis target jumlah penerima manfaat untuk penyaluran tahun anggaran ini, yaitu:
 
Baca Juga: Biaya Tes Psikologi SIM Online Jadi Segini, Ini Rincian Lengkap Perpanjangan SIM
 
• Program Keluarga Harapan (PKH): Menjangkau 10 Juta KPM.
 
• Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT): Menjangkau 18,8 Juta KPM.
 
3. Hasil Pantauan SIKS-NG Hari Ini
 
Berdasarkan pengecekan terbaru pada akun View DTKS dan Final Closing di sistem SIKS-NG per tanggal 20 Januari 2026, didapatkan fakta sebagai berikut:
 
Baca Juga: Dua Ciri KPM Ini Berpotensi Menerima Bansos BPNT Tahap 1 Ditambah Beras 40 Kg 2026, Cek Selengkapnya
 
• PKH dan BPNT Tahap 1: Belum ada pembaruan status penyaluran untuk periode Januari–Maret 2026. Data masih dalam tahap persiapan administrasi pusat.
 
• BPNT Tahap 4 (Susulan 2025): Status terakhir masih tertahan pada keterangan "Berhasil Cek Rekening" dan belum berlanjut ke tahap pengiriman dana (Standing Instruction).
 
4. Imbauan: Berhenti Cek Kartu KKS di Minggu Ini
 
KPM sangat disarankan untuk tidak melakukan pengecekan saldo di mesin ATM atau agen bank selama pekan ini. Berikut alasannya:
 
Baca Juga: Warga Sukajaya dan Cigudeg Bogor Meninggal dalam Insiden Asap di Area Tambang Emas Pongkor, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sebut Korban 9 Orang
 
• Efisiensi Biaya dan Waktu: Berdasarkan data sistem, per hari ini belum ada transaksi top-up saldo dari bank penyalur. Melakukan pengecekan hanya akan membuang waktu dan biaya transportasi Anda.
 
• Menjaga Kondisi Kartu: Terlalu sering memasukkan kartu ke mesin ATM tanpa adanya kepastian dana berisiko merusak chip kartu KKS atau memicu pemblokiran akun.
 
• Hindari Informasi Hoaks: Jangan mudah percaya pada unggahan bukti saldo masuk di media sosial yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
 
Harapan bagi warga yang ingin menjadi penerima manfaat baru kini terbuka lebar seiring dengan pengisian kuota kosong oleh pemerintah. 
 
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT 2026 Segera Masuk Tahap 1? Ini Informasi Penting Penambahan Kuota dan Syarat KPM Baru
 
Namun, bagi seluruh KPM, harap tetap bersabar karena proses verifikasi data bansos masih berjalan di server pusat. 
 
Pantau terus perkembangan melalui kanal informasi resmi, dan hindari pengecekan fisik di ATM sebelum status bansos menunjukkan perkembangan signifikan.***
Editor : Asep Suhendar
#bpnt #kpm #bansos #pkh