RADAR BOGOR - Bagi para penerima manfaat bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), menantikan saldo masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) adalah momen yang paling ditunggu.
Namun, seringkali KPM bansos merasa kecewa karena saldo masih kosong saat dicek di ATM atau agen bank.
Dikutip dari Youtube Naura Vlog, Agar tidak membuang waktu dan menjaga kondisi kartu KKS bansos yang dimiliki, berikut adalah panduan mengenai waktu yang tepat untuk melakukan pengecekan berdasarkan sistem resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
Baca Juga: Dua Ciri KPM Ini Berpotensi Menerima Bansos BPNT Tahap 1 Ditambah Beras 40 Kg 2026, Cek Selengkapnya
1. Memahami Perbedaan SIKS-NG dan Cek Bansos
Pemerintah memiliki dua kanal data utama yang memberikan informasi mengenai status bantuan Anda.
Memahami keduanya akan membantu Anda memprediksi kapan saldo benar-benar masuk.
SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation): Sistem ini bersifat real-time dan hanya dapat diakses oleh Pendamping Sosial atau operator di tingkat desa/kelurahan.
Perubahan data di sini sangat cepat dan menjadi acuan utama proses administrasi pusat.
Situs/Aplikasi Cek Bansos: Kanal ini ditujukan untuk masyarakat umum. Data di sini biasanya diperbarui setelah Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) diterbitkan oleh pusat.
Artinya, jika status di laman ini berubah, bantuan Anda sudah dalam proses pengiriman.
2. Waktu yang Tepat Mengecek Saldo di ATM
Jangan terburu-buru pergi ke ATM sebelum melihat tanda-tanda berikut pada laman resmi cek bansos dari kemensos.
• Status Periode Berubah: Pastikan periode penyaluran sudah menunjukkan tahun 2026 dan status bantuan tertulis "Ya" atau muncul keterangan nama program (misalnya "PKH" atau "BPNT").
• Jeda Waktu Top-Up: Jika keterangan baru saja muncul di aplikasi, disarankan menunggu 1 hingga 3 hari kerja.
Hal ini dikarenakan adanya proses transfer dana dari Bank Himbara ke masing-masing rekening KPM (Top-Up).
• Sudah Ada Arahan Pendamping: Waktu paling akurat adalah setelah mendapat informasi dari pendamping sosial atau pihak desa dana sudah mulai masuk ke rekening warga di wilayah Anda.
3. Waspada Kendala "Gagal Onspan"
Ada kalanya KPM mendapati bantuan mereka tidak cair meski sudah masuk jadwal. Salah satu penyebab utamanya adalah status "Gagal Onspan".
Penyebab: Terjadi perbedaan data identitas (nama atau NIK) antara sistem Kemensos dengan sistem perbankan.
Solusi: Jika menemukan kendala ini, Anda tidak perlu mengecek ATM berulang kali.
Segera hubungi pendamping sosial untuk proses perbaikan data.
Biasanya, bantuan akan dialihkan ke PT Pos Indonesia atau menunggu perbaikan di periode akhir penyaluran.
4. Tips Menjaga Kartu KKS Terbaru
Hindari mengecek saldo terlalu sering secara fisik di mesin ATM jika informasi pencairan belum pasti.
Gesekan yang terlalu sering atau memasukkan kartu ke mesin yang rusak dapat merusak chip kartu KKS.
Jika kartu rusak, proses pengurusannya akan memakan waktu dan menghambat pencairan bantuan Anda.
Jadilah KPM yang cerdas dengan memantau status secara digital terlebih dahulu.
Gunakan situs resmi bansos atau tanyakan kepada pendamping sosial sebelum memutuskan pergi ke bank.
Dengan mengikuti prosedur ini, Anda dapat memastikan saldo bansos sudah tersedia saat melakukan penarikan.***
Editor : Asep Suhendar