Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sambil Menunggu BPNT Tahap 1 Cair, Inilah 3 Bansos yang Sudah Bisa Dinikmati KPM Januari 2026

Ira Yulia Erfina • Kamis, 22 Januari 2026 | 20:28 WIB

Ilustrasi KPM mencairkan dana bantuan sosial atau bansos.
Ilustrasi KPM mencairkan dana bantuan sosial atau bansos.

RADAR BOGOR - Awal tahun 2026 membawa kabar menggembirakan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menunggu pencairan bantuan sosial (bansos). 

Sementara sebagian masih menunggu proses verifikasi data untuk bantuan reguler seperti BPNT Tahap 1, terdapat tiga bansos besar lainnya yang sudah mulai dicairkan dan bisa langsung dimanfaatkan. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pemutakhiran Data DTKS untuk Bantuan Tepat Sasaran

Akurasi data menjadi fokus utama agar bantuan yang diterima benar-benar tepat sasaran. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kini diperbarui secara berkala setiap tiga bulan. 

Artinya, penerima bantuan bersifat dinamis, seseorang yang menerima bantuan di triwulan pertama bisa saja tidak menerima di triwulan berikutnya apabila kondisi ekonominya membaik. 

Saat ini, proses verifikasi lapangan dan administratif sedang berlangsung, sehingga KPM diminta bersabar menunggu pencairan BPNT Tahap 1.

Tiga Bansos yang Sudah Cair Januari 2026

Meskipun BPNT Tahap 1 masih dalam proses, KPM bisa segera memanfaatkan tiga jenis bantuan sosial yang sudah aktif pada bulan ini:

1. Program Indonesia Pintar (PIP) - Termin 3 Susulan

Dilansir dari kanal Info Bansos, bantuan pendidikan ini diberikan mulai awal Januari hingga 31 Januari 2026. Penerima adalah siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin yang datanya baru lengkap, terlambat di periode sebelumnya, atau usulan baru dari pihak terkait. 

Baca Juga: Curah Hujan Bikin Debit Air Bendung Katulampa Kota Bogor Naik-Turun, Sore Tadi Sempat Capai Siaga 3

Besaran bantuan per tahun bervariasi: PAUD/TK dan SD menerima Rp450.000, SMP Rp750.000, dan SMA/SMK hingga Rp1.800.000. 

Pencairan dilakukan melalui bank BRI, BNI, dan Mandiri, dengan pengecekan status melalui situs PIP atau aplikasi Sipintar.

2. PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan)

Bantuan ini berupa iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin atau rentan, sehingga penerima dapat mengakses layanan kesehatan gratis. 

Manfaatnya sangat terasa, terutama di musim hujan, untuk berobat atau melakukan check-up di fasilitas kesehatan tanpa biaya tambahan. 

Status kepesertaan dapat dicek melalui aplikasi Mobile JKN, situs BPJS Kesehatan, atau melalui laman resmi dari Kemensos.

3. Makan Bergizi Gratis (MBG)

Program MBG merupakan salah satu bansos terbesar yang mulai digulirkan sejak 8 Januari 2026. Sasaran program ini meliputi ibu hamil, balita, anak sekolah dari TK hingga SMA, serta diperluas untuk lansia di atas 75 tahun dan penyandang disabilitas. 

Program ini dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan anggaran mencapai Rp35 triliun pada tahun 2026. 

Menu yang disediakan terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur, buah, dan susu sesuai standar gizi nasional, disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum di sekolah dan wilayah 3T. 

Dampak ekonominya juga signifikan karena menyerap tenaga kerja lokal seperti juru masak dan distributor, sekaligus membantu menekan angka stunting.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #pip #kpm #bansos