RADAR BOGOR - Kemensos memberlakukan sistem evaluasi KPM bansos PKH BPNT melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang akan dimutakhirkan setiap tiga bulan sekali mulai tahun 2026.
Di tengah pengetatan data ini, pemerintah mempercepat penyaluran tiga bansos besar sejak 8 Januari 2026 sebagai jaminan perlindungan bagi KPM yang sedang menunggu proses verifikasi rekening BPNT dan PKH.
Kebijakan ini diambil agar penyaluran bansos PKH BPNT lebih dinamis; warga yang sudah mandiri secara ekonomi akan tergraduasi, sementara warga yang membutuhkan namun belum terdata akan segera masuk dalam sistem desil 1-10.
Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, mulai Januari 2026, status kepesertaan bansos tidak lagi bersifat permanen.
Pemerintah menekankan bahwa akurasi data hingga tingkat desa adalah fondasi utama.
- Update Berkala: Pemutakhiran data dilakukan setiap 3 bulan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
- Sistem Dinamis: KPM yang menerima bantuan di triwulan pertama bisa saja dihentikan di triwulan kedua jika indikator ekonominya menunjukkan peningkatan.
- Fondasi Kebijakan: DTSEN menjadi rujukan tunggal untuk menentukan siapa yang berhak menerima intervensi perlindungan sosial maupun program pemberdayaan.
Sembari verifikasi administratif BPNT Tahap 1 berjalan, pemerintah telah menginstruksikan pencairan tiga program ini:
- Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 3 Susulan: Cair hingga 31 Januari 2026. Dana hingga Rp1,8 juta untuk SMA/SMK dan Rp450 ribu untuk TK/PAUD sudah mulai masuk ke rekening SimPel siswa.
- Makan Bergizi Gratis (MBG): Digulirkan serentak sejak 8 Januari 2026 dengan anggaran Rp435 triliun. Program ini kini menyasar hingga ke pelosok wilayah 3T untuk menekan angka stunting.
- Aktivasi PBI JKN: Jaminan pengobatan gratis yang langsung aktif di bulan Januari untuk membantu KPM menghadapi risiko penyakit di musim penghujan.
Ada sentuhan berbeda dalam penyaluran bansos awal tahun ini. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tidak hanya fokus pada anak sekolah, tetapi juga menyasar:
- 100.000 Lansia di atas usia 75 tahun.
- 36.000 Penyandang Disabilitas.
Penyaluran dilakukan melalui 35.000 satuan pelayanan (SPPG) atau dapur umum yang dibangun di sekitar pemukiman warga dan sekolah untuk menjamin kualitas gizi nasi, lauk pauk, buah, dan susu.
KPM diimbau untuk tidak pasif. Mengingat data berubah setiap 3 bulan, Anda wajib melakukan cek mandiri melalui:
- Situs Resmi: cekbansos.kemensos.go.id menggunakan NIK KTP.
- Aplikasi Mobile JKN: Untuk memastikan kartu KIS PBI tetap aktif dan tidak terblokir sistem.
- Portal Sipintar: Khusus orang tua siswa untuk memantau dana PIP susulan agar tidak hangus karena terlambat aktivasi.