RADAR BOGOR - Ada kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) untuk triwulan pertama alokasi Januari, Februari, dan Maret 2026
Kementerian Sosial (Kemensos) telah mempersiapkan proses pencairan bansos tahap pertama yang ditandai dengan pergerakan data di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).
Diketahui, sudah ada perubahan data berupa keterangan update status proses penyaluran PKH tahap 1 tahun 2026 di SIKS NG mulai Kamis (22/1/2026) malam.
Artinya kejelasan proses penyaluran bantuan tahap pertama bansos PKH BPNT sudah mulai terlihat, terutama update terbaru bansos PKH di SIKS NG.
Setelah melakukan pengecekan proses pencairan bansos tahap pertama PKH BPNT di menu view Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sudah ada update pada tampilan penerima bansos PKH terbaru alokasi Januari, Februari, Maret 2026.
Selanjutnya, update terbaru proses final closing di SIKS NG pada Jumat (23/1/2026) untuk KPM masih kosong semua.
Namun, dalam tampilan terbaru proses penyaluran PKH Januari - Maret 2026 tersebut belum ada jumlah KPM, jumlah Omspan, dan jumlah burekol.
Walau begitu, proses pencairan bansos PKH satu langkah lebih maju dibanding proses penyaluran BPNT.
KPM BPNT tidak perlu khawatir karena perkembangan pergerakan data pencairan bansos PKH BPNT selalu beriringan di SIKS NG.
Biasanya bansos PKH lebih dahulu terupdate, namun selang beberapa lama BPNT juga akan terupdate dengan sendirinya.
Sebaiknya KPM banyak berdoa agar termasuk dalam daftar penerima PKH 2026.
KPM yang termasuk dalam desil 1 sampai 4 dan belum tergraduasi berpeluang untuk bisa kembali tercairkan pada tahun 2026.
Kebijakan graduasi mandiri sudah mulai diumumkan pada tahun 2025 di seluruh wilayah Indonesia.
Bagi KPM yang mendapat keterangan exclude dan tergraduasi, sudah tidak bisa menerima pencairan bansos 2026.
Editor : Siti Dewi Yanti