RADAR BOGOR – Pemerintah menyalurkan bansos Januari 2026 seperti PIP Termin 3 Susulan, Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN), dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos ditetapkan berdasarkan Data Tunggal Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN).
Akurasi data sangat penting hingga tingkat desa. Hal tersebut untuk menjamin bansos tepat sasaran.
Dalam DTSEN ada pemeringkatan kesejahteraan sosial. Pemutakhiran berkala data pada DTSEN dilakukan setiap 3 bulan.
BPS dan Kemensos sedang sibuk melakukan verifikasi data bansos reguler utama seperti BPNT dan PKH.
Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 3 Susulan
PIP merupakan bansos untuk murid sekolah dari keluarga kurang mampu dan rentan miskin yang berada pada Desil 1-4 berdasarkan DTSEN.
PIP Termin 3 Susulan ini untuk penerima manfaat yang baru lulus verifikasi data. Penyaluran PIP Termin 3 Susulan berlangsung hingga 31 Januari 2026.
Nominal PIP per tahun ialah sebagai berikut.
Murid TK Rp 450 ribu.
Murid SD kelas 1-5 Rp 450 ribu.
Murid SD kelas 6 Rp 225 ribu.
Murid SMP kelas 7-8 Rp 750 ribu.
Murid SMP kelas 9 Rp 375 ribu.
Murid SMA kelas 10-11 Rp 1,8 juta.
Murid SMA kelas 12 Rp 900 ribu.
Jika saldo PIP belum cair, maka cek status kepesertaan PIP di link pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1/cek_nisn.
Revisi data yang tak sesuai bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos melalui fitur Usul/Sanggah atau Perbarui Data DTSEN.
Penerima PIP murid SD akan menerima buku rekening BRI. Orangtua mencairkan bansos tersebut dengan datang ke Kantor Cabang BRI sembari membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan buku rekening BRI.
Kedatangan pertama, orangtua mendaftarkan diri dan BRI akan memberi jadwal pencairan. Kedatangan kedua, orangtua mencairkan bansos PIP.
Penerima PIP murid SMP dan SMA akan menerima buku rekening dan ATM BNI. Pengecekan saldo melalui ATM atau aplikasi Wondr by BNI yang lebih efisien.
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN)
PBI JKN merupakan bansos di bidang kesehatan seperti check-up dan pengobatan. Cek status PBI JKN bisa di aplikasi mobile JKN, aplikasi Cek Bansos, dan website BPJS.
Makan Bergizi Gratis (MBG)
Awalnya, MBG untuk murid sekolah (TK-SMA). Kini perluasan hingga ibu hamil, guru, lansia, dan penyandang disabilitas.
MBG dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan diimplementasikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Bansos tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk menghilangkan stunting dan meningkatkan asupan nutrisi generasi penerus bangsa.
Anggaran MBG sebanyak 355 triliun. Target MBG untuk tahun 2026 ialah 82,9-90 juta penerima. Kini 59,86 juta penerima di 39 provinsi.
Target 35 ribu SPPG baru. Untuk lansia dan penyandang disabilitas. Menyerap 3 juta tenaga kerja.(**)
Editor : Alpin.