Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Akhirnya Status SIKS-NG Sudah Masuk Tahap 1 Tahun 2026, PKH BPNT Lama Masih Berpotensi Cair Bersamaan dengan 5 Bansos Ini

Ira Yulia Erfina • Minggu, 25 Januari 2026 | 12:17 WIB

Ilustrasi penyaluran bantuan sosial atau bansos kepada masyarakat penerima manfaat.
Ilustrasi penyaluran bantuan sosial atau bansos kepada masyarakat penerima manfaat.

RADAR BOGOR - Memasuki awal tahun 2026, perhatian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kembali tertuju pada perubahan status bantuan sosial (bansos) yang kini telah bergeser ke periode tahap 1 Januari-Maret 2026. 

Peralihan periode ini memunculkan banyak pertanyaan, terutama bagi penerima yang belum memperoleh pencairan bansos tahap akhir tahun sebelumnya. 

Pembaruan status pada sistem SIKS-NG menjadi indikator penting untuk membaca peluang pencairan lanjutan sekaligus menandai dimulainya proses penyaluran berbagai program bansos di tahun berjalan.

1. Status Bansos Tahun 2025 Tahap 4 yang Belum Diterima

Bagi KPM yang hingga kini belum menerima PKH atau BPNT Tahap 4 tahun 2025, kondisi di SIKS-NG menjadi penentu utama. 

Dilansir dari kanal ariawanagusj Jika status kepesertaan masih tercatat aktif, valid, dan keterangan rekening dinyatakan berhasil, maka peluang pencairan susulan masih terbuka meskipun sistem sudah masuk periode 2026. 

Proses ini biasanya berjalan seiring dengan penyelesaian administrasi dan penyesuaian data akhir tahun. 

Sebaliknya, apabila status berubah menjadi “Exclude”, maka bantuan dinyatakan tidak dapat dicairkan karena penerima dianggap tidak lagi memenuhi kriteria kepesertaan, sehingga dana tidak akan disalurkan.

2. PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026

Dua bantuan utama yang paling dinantikan adalah PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2026. Pencairannya diperkirakan berlangsung mulai Februari 2026, meskipun tidak ada tanggal pasti karena penyaluran biasanya dilakukan bertahap. 

Pola yang umum terjadi adalah pencairan dilakukan per termin, bergantung pada kesiapan data dan rekening penerima. Apabila pada SIKS-NG status rekening sudah menunjukkan keterangan berhasil cek rekening, dana umumnya masuk dalam waktu kurang dari dua minggu. 

Tahun ini juga terdapat penambahan kuota sekitar 300 ribu KPM baru yang berasal dari penerima bantuan sebelumnya yang dinilai masih layak dan berada pada kelompok desil bawah.

3. Program Indonesia Pintar untuk Berbagai Jenjang Pendidikan

Bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar juga termasuk dalam daftar bantuan yang siap disalurkan. Cakupannya meliputi jenjang SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi melalui KIP Kuliah. 

Pembaruan yang cukup menonjol adalah perluasan sasaran yang disebut-sebut mencakup anak usia TK. 

Agar bantuan dapat diterima tanpa kendala, penerima perlu memastikan status akun tetap aktif, telah melakukan verifikasi ulang melalui satuan pendidikan, serta melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang diminta.

4. Bantuan Pangan Beras Alokasi Awal Tahun

Bantuan pangan berupa beras 10 kilogram dikabarkan akan berlanjut untuk alokasi empat bulan pertama, yaitu Januari hingga April. 

Sasaran bantuan ini mencakup KPM PKH, BPNT, serta masyarakat yang tercatat dalam data percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. 

5. Bantuan PBI JK untuk Jaminan Kesehatan

Bantuan PBI JK hadir dalam bentuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan oleh negara. Bantuan ini tidak diterima dalam bentuk uang tunai, melainkan langsung dibayarkan setiap akhir bulan ke BPJS. 

Selama status kepesertaan aktif, KPM dapat memanfaatkan layanan kesehatan di fasilitas seperti puskesmas dan rumah sakit tanpa biaya tambahan.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #bansos #pkh