RADAR BOGOR - Memasuki pekan terakhir Januari 2026, terdapat perkembangan signifikan pada sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation) terkait persiapan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler PKH BPNT.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial memberikan sinyal kuat, proses administrasi pencairan bansos PKH BPNT untuk triwulan pertama (Januari–Maret) tengah berjalan intensif.
Dikutip dari YouTube Cek Bansos, berikut adalah informasi penting bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk memahami status bansos PKH BPNT saat ini.
Di antaranya terdapat berbagai rangkuman informasi terbaru, ini rinciannya:
1. PKH dan BPNT Tahap 1: Data KPM Sudah Terbit di SIKS-NG
Hasil pengecekan sistem per tanggal 25–26 Januari 2026 menunjukkan, data untuk bantuan PKH dan BPNT triwulan pertama telah diperbarui.
PKH Tahap 1: Nama-nama KPM beserta pengelompokan komponen (Kesehatan, Pendidikan, dan Kesejahteraan Sosial) sudah mulai muncul di database.
BPNT (Sembako): Periode salur untuk Januari–Maret 2026 telah terupdate di semua bank penyalur utama, yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI.
Jadwal Pencairan: Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, memberikan estimasi bantuan reguler ini akan mulai disalurkan secara bertahap pada bulan Februari 2026.
Tanggal pastinya tetap bergantung pada penyelesaian tahapan administratif di pusat.
2. Memahami Tahapan "Verifikasi Rekening"
Saat ini, status di SIKS-NG menunjukkan keterangan "Proses Verifikasi Rekening". Ini merupakan tahapan krusial yang perlu dipahami oleh KPM:
• Pencocokan Data: Bank penyalur sedang melakukan sinkronisasi antara data perbankan dengan data kependudukan (Dukcapil) dan database DTKS/DTSN.
• Kelayakan Transfer: Jika data dinyatakan valid (tidak ada kendala nama atau NIK), status akan berubah menjadi Berhasil Cek Rekening, yang kemudian diikuti oleh penerbitan SPM (Surat Perintah Membayar), SP2D, dan terakhir status SI (Standing Instruction) sebagai tanda dana siap masuk ke kartu KKS.
3. Penjelasan Status "Tidak" pada Aplikasi Cek Bansos
Banyak KPM yang merasa resah karena status kepesertaan di aplikasi Cek Bansos masih menunjukkan keterangan "Tidak" pada kolom periode terbaru. Berikut adalah fakta di lapangan:
• Belum Update Massal: Status di aplikasi masyarakat umum (sisi KPM) biasanya lebih lambat diperbarui dibandingkan sistem SIKS-NG (sisi pendamping/operator).
• Kunci Keamanan Bantuan (Status Desil): Selama Anda berada di Desil 1 hingga Desil 5, peluang bantuan cair tetap terbuka lebar.
Status "Tidak" tersebut bersifat sementara karena masa penyaluran triwulan pertama secara fisik memang belum dimulai.
• Cek Status Transaksi: Perlu dibedakan antara status belum cair dengan status Exclude (dikeluarkan).
Selama data di SIKS-NG masih menunjukkan status transaksi aktif dan bukan gagal cek rekening, bansos Anda dipastikan masih aman.
Pergerakan data di akhir Januari 2026 ini membawa angin segar bagi penerima manfaat.
Meskipun aplikasi publik belum sepenuhnya sinkron, proses di tingkat pusat dan perbankan telah mencapai tahap verifikasi.
Para KPM bansos dihimbau untuk tidak panik dan secara rutin memantau informasi resmi, dari pendamping sosial masing-masing mengenai jadwal distribusi di wilayahnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga