Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bukan Cuma Satu, Ternyata Ada 5 Bansos yang Cair Dipercepat Mulai 26 Hingga 31 Januari 2026, Cek Daftarnya di Sini

Ira Yulia Erfina • Senin, 26 Januari 2026 | 16:27 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos
Ilustrasi Penyaluran Bansos

RADAR BOGOR - Dalam rentang waktu 26 hingga 31 Januari 2026, terdapat lima jenis bansos (bantuan sosial) yang realisasinya dipercepat sebagai bagian dari penuntasan alokasi sebelumnya sekaligus transisi menuju program tahun berjalan. 

Percepatan ini memberi dampak langsung terhadap daya beli keluarga penerima manfaat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, pelajar, serta rumah tangga berpenghasilan rendah. 

Berikut penjabaran lengkap masing-masing bansos yang mulai diterima secara bertahap di berbagai wilayah.

1. Bantuan Atensi YAPI untuk Anak Yatim dan Piatu

Bantuan ini difokuskan untuk menunjang kebutuhan dasar, termasuk pemenuhan gizi, pendidikan, dan kesehatan anak. 

Nilai bantuan ditetapkan sebesar Rp200.000 per bulan, namun mekanisme pencairannya menyesuaikan kebijakan daerah.

Sebagian wilayah menyalurkan secara bulanan, sementara daerah lain menggunakan sistem triwulan sehingga anak penerima dapat menerima Rp600.000 sekaligus.

Pada akhir Januari 2026, bantuan ini sudah mulai masuk ke rekening penerima, menandakan proses penyaluran berjalan aktif di lapangan.

2. Program Indonesia Pintar (PIP) untuk Anak Sekolah

Dilansir dari kanal Yoga Faradika, pada tahun 2026, cakupan Program Indonesia Pintar mengalami perluasan yang cukup signifikan karena tidak hanya menyasar siswa SD hingga SMA sederajat, tetapi juga mulai menjangkau anak usia Taman Kanak-kanak.

Perluasan ini bertujuan memastikan akses pendidikan dasar sejak usia dini tetap terjaga. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah batas akhir pendaftaran dan aktivasi rekening yang jatuh pada 31 Januari 2026. 

Apabila proses ini terlewat, bantuan berpotensi tidak dapat dicairkan. Saat ini, penyaluran PIP difokuskan untuk menyelesaikan sisa anggaran tahun 2025 yang sebelumnya belum terserap secara maksimal.

3. Bantuan Pangan Beras Alokasi Susulan

Bantuan pangan berupa beras kembali diterima oleh keluarga penerima manfaat dalam skema susulan. 

Penyaluran kali ini merupakan rapel untuk alokasi Oktober dan November 2025 yang sempat tertunda, sehingga setiap KPM memperoleh total 20 kilogram beras sekaligus. Bantuan ini diharapkan mampu menekan pengeluaran rumah tangga pada awal tahun. 

Untuk periode 2026, direncanakan pembagian beras sebanyak empat alokasi atau setara 40 kilogram, yang diproyeksikan mulai disalurkan menjelang pertengahan Februari sebagai persiapan menghadapi bulan Ramadhan.

4. Bantuan Minyak Goreng Pendamping Beras

Selain beras, keluarga penerima manfaat juga mendapatkan tambahan bantuan berupa minyak goreng. Penyaluran minyak goreng ini dilakukan bersamaan dengan distribusi beras susulan agar lebih efisien dan tepat sasaran. 

Setiap KPM menerima minyak goreng sebanyak 4 liter. Bantuan ini diharapkan membantu kebutuhan dapur harian serta mengurangi beban belanja pangan rumah tangga, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

5. Bantuan Susulan Lainnya: BLT Kesra dan PKH/BPNT Peralihan

Jenis bantuan lain yang turut dipercepat pencairannya adalah BLT Kesra dengan nilai Rp900.000 per penerima. Bantuan ini diberikan sebagai dukungan tambahan bagi keluarga yang membutuhkan. 

Selain itu, terdapat pencairan khusus bagi penerima PKH dan BPNT yang sedang mengalami peralihan sistem penyaluran, dari sebelumnya melalui kantor pos menuju kartu KKS Merah Putih. 

Bagi KPM yang telah memegang kartu tersebut, pengecekan saldo secara berkala sangat dianjurkan karena dana dapat masuk sewaktu-waktu sesuai jadwal wilayah masing-masing.***

Editor : Eli Kustiyawati
#ATENSI YAPI #bantuan sosial #bpnt #bansos #pkh