RADAR BOGOR - Sinyal kuat penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler tahap 1 untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan segera dimulai.
Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, saat ini data penerima yang masuk dalam daftar bayar sudah mulai muncul dan bisa dicek secara resmi oleh masyarakat.
Informasi ini menjadi angin segar, terutama bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang selama ini menantikan kepastian mengenai kelanjutan bantuan di awal tahun.
Dengan sistem yang semakin terintegrasi dan transparan, masyarakat kini bisa melakukan pengecekan mandiri tanpa harus menunggu pengumuman manual dari desa atau pendamping sosial.
Baca Juga: Status Verifikasi Rekening Berubah di Bank Penyalur, Saldo Bansos PKH dan BPNT 2026 Kapan Masuk? Ini Penjelasannya
Bansos reguler tahap pertama direncanakan cair pada bulan Februari, dengan periode penyaluran mencakup Januari hingga Maret.
Masuknya data ke tahap final closing menandakan bahwa calon penerima telah melewati berbagai proses validasi, mulai dari pemutakhiran data kependudukan, sinkronisasi dengan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), hingga penyaringan berdasarkan kriteria kelayakan.
Dengan kata lain, jika nama seseorang sudah muncul di tahap ini, peluang untuk menerima bantuan semakin besar.
Mengenal Bansos PKH dan BPNT
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan tunai bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin atau rentan miskin dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup, terutama di bidang:
Baca Juga: Lima Jenis Bansos Ini bakal Cair Lebih Cepat dan Masuk Bertahap hingga 31 Januari 2026, Simak Update Percepatan Pencairan Termasuk PKH dan BPNT
• Pendidikan
• Kesehatan
• Gizi
• Kesejahteraan keluarga
Sementara BPNT merupakan bantuan berupa saldo yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan bahan pangan lainnya di e-warong atau mitra resmi.
Kombinasi kedua bantuan ini sering disebut sebagai PKH BPNT, karena sebagian KPM berhak menerima keduanya sekaligus.
Besaran Bantuan PKH Tahap 1
Untuk tahap pertama, komponen bantuan PKH diperkirakan sebagai berikut:
• Ibu hamil dan balita: Rp750.000 per tahap
• Lansia: Rp600.000 per tahap
• Penyandang disabilitas: Rp600.000 per tahap
• Anak sekolah SD: Rp225.000 per tahap
• Anak sekolah SMP: Rp375.000 per tahap
• Anak sekolah SMA: Rp500.000 per tahap
Sedangkan BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 untuk satu tahap pencairan.
Baca Juga: Kemensos Resmi Rilis 5 Alur Penyaluran Bansos untuk Korban Bencana Sumatra, Cek Selengkapnya
Jika satu keluarga memiliki beberapa komponen, maka total bantuan yang diterima bisa jauh lebih besar.
Proses Menuju Pencairan Bansos
Setelah data dinyatakan final, tahapan berikutnya meliputi:
• Verifikasi rekening penerima
• Penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM)
• Proses transfer oleh bank penyalur
Bank penyalur yang terlibat antara lain Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Pemeriksaan rekening menjadi tahap penting untuk memastikan rekening masih aktif dan sesuai dengan identitas penerima.
Baca Juga: KKS dengan Ciri Ini Berpeluang Cair Lebih Awal, Cek Status Verifikasi Rekening di SIKS-NG Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2026
Jika ditemukan ketidaksesuaian, data akan diperbaiki agar dana tidak tertahan.
Cara Cek Nama Penerima Bansos
Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui:
• Website resmi cekbansos.go.id
• Aplikasi Cek Bansos dari Kemensos
Langkahnya cukup sederhana:
• Masukkan nama lengkap sesuai KTP
• Masukkan alamat lengkap
• Masukkan NIK
• Klik cari data
Jika status menunjukkan penerima PKH atau BPNT tahap 1, maka Anda termasuk calon penerima bantuan.