Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Peluang Terima Bansos 2026 Pasca Sebagian KPM Lama Dihapus, Ini Cara Daftar Mandiri via HP Agar Terpilih Jadi Penerima Baru

Kholikul Ihsan • Rabu, 28 Januari 2026 | 14:24 WIB
Ilustrasi: Petugas pendamping sosial saat melakukan pengecekan penerima bantuan sosial (bansos).
Ilustrasi: Petugas pendamping sosial saat melakukan pengecekan penerima bantuan sosial (bansos).
RADAR BOGOR - Pembersihan data terhadap lebih dari 2,4 juta data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lama yang dianggap sudah tidak memenuhi kriteria Desil terbaru awal 2026 membuka peluang penerima baru. 
 
Langkah ini membuka ruang lebar bagi masyarakat miskin baru untuk masuk dalam kuota nasional penerima bansos PKH dan BPNT melalui sistem graduasi otomatis.
 
Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan distribusi bantuan lebih merata dan tepat sasaran, menyasar warga di tingkat ekonomi terbawah yang selama ini hanya masuk dalam daftar tunggu.
 
Dilansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial, berdasarkan aturan terbaru tahun 2026, pemerintah memperketat ambang batas kemiskinan dengan hanya memprioritaskan warga di Desil 1 hingga 4 sehingga jutaan kursi penerima manfaat kini kosong.
 
Baca Juga: Persiapan Ramadhan, Bansos PKH dan BPNT 2026 Segera Cair, Bank Penyalur Ini Beri Sinyal Lebih Dulu
 
Sebanyak 1.735.032 KPM BPNT dihapus karena berada di Desil 5 (ekonomi yang dianggap mulai stabil). Untuk PKH, sebanyak 696.920 KPM dialihkan atau di graduasi oleh sistem.
 
Selain itu, bagi warga yang sudah menerima bansos lebih dari 5 tahun kini mulai dievaluasi untuk graduasi paksa guna memberikan giliran kepada yang lain.
 
Pantauan terbaru pada aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) menunjukkan adanya aktivitas Burekol (Buka Rekening Kolektif) bagi ribuan data baru.
 
Ini menajdi sinyal kuat bahwa pemerintah sedang mengisi kekosongan kuota tersebut dengan nama-nama baru yang sudah terdaftar di DTKS namun sebelumnya belum mendapatkan saldo.
 
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 Belum Cair Merata, Ini Penjelasan Soal Penarikan Dana Rp600 Ribu dan Alur Penyalurannya
 
Cara Daftar Mandiri Agar Masuk Kuota Penerima Bansos 2026
 
Bagi Anda yang ingin mengisi kekosongan kuota 18,2 juta (BPNT) dan 10 juta (PKH) tersebut, jangan hanya menunggu, lakukan langkah proaktif berikut:
 
- Unduh Aplikasi Cek Bansos: Tersedia di Google Play Store atau App Store.
- Gunakan Fitur Daftar Usulan: Masukkan data diri sesuai KTP dan unggah foto kondisi rumah terbaru.
- Lapor Musdes/Muskel: Pastikan nama Anda masuk dalam berita acara Musyawarah Desa agar data divalidasi oleh Dinas Sosial sebagai warga prioritas Desil 1 atau 2.
 
Baca Juga: Ingatkan Dampak Perumahan Tak Terencana, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Banjir Kian Meluas di Kota-Kota
 
Meskipun kuota terbuka, pemerintah tidak asal pilih, urutan prioritas pencairan di Tahap 1 2026 ini adalah:
 
- Prioritas 1: Warga miskin ekstrem di Desil 1 dan 2.
- Prioritas 2: Korban bencana alam (khususnya wilayah Sumatera yang sedang direhabilitasi).
- Prioritas 3: Lansia dan penyandang disabilitas berat yang belum tersentuh bantuan reguler.
 
Bantuan tahap 1 2026 diprediksi akan mulai disalurkan secara masif pada Februari, KPM baru yang berhasil lolos verifikasi akan mendapatkan pemberitahuan melalui pendamping sosial atau bisa mengecek secara mandiri di laman cekbansos.kemensos.go.id.***
Editor : Eka Rahmawati
#kpm #bansos #cara daftar