Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo PKH dan BPNT Tiba-tiba Bertambah dengan Nominal Besar di KKS, Apakah Bansos Tahap 1 Sudah Cair? Simak Faktanya di Sini

Ira Yulia Erfina • Rabu, 28 Januari 2026 | 15:04 WIB

Ilustrasi KPM mencairkan dana bansos dari pemerintah.
Ilustrasi KPM mencairkan dana bansos dari pemerintah.

RADAR BOGOR - Perkembangan pencairan Bantuan Sosial (bansos) PKH dan BPNT kembali ramai dibahas setelah muncul berbagai bukti saldo masuk ke rekening KKS milik Keluarga Penerima Manfaat. 

Kondisi ini memunculkan banyak tafsir, mulai dari anggapan bahwa bantuan tahap awal tahun 2026 sudah mulai disalurkan hingga dugaan adanya pencairan besar-besaran. 

Namun jika ditelusuri lebih dalam, saldo yang muncul di akhir Januari memiliki latar belakang yang berbeda dan tidak seluruhnya berkaitan dengan penyaluran tahap baru.

Klarifikasi saldo masuk dan struk penarikan yang beredar

Dilansir dari kanal Youtube Ariawanagus, beberapa struk penarikan dari Bank BNI menunjukkan nominal cukup besar, salah satunya mencapai sekitar Rp2,5 juta. 

Setelah ditelusuri, dana tersebut bukan berasal dari penyaluran tahap pertama tahun 2026, melainkan bantuan rapelan atau susulan bagi KPM yang sebelumnya mengalami kendala administrasi, seperti rekening belum aktif atau proses penyaluran yang tertunda. 

Nominal besar tersebut merupakan akumulasi dari tahap akhir tahun sebelumnya yang baru bisa disalurkan setelah masalah teknis diselesaikan.

Selain itu, terdapat pula struk dengan nominal sekitar Rp600 ribu yang diketahui sebagai bantuan BPNT susulan dari tahap terakhir tahun lalu. 

Sementara laporan saldo masuk dengan nominal tidak lazim di kisaran Rp518 ribu menimbulkan keraguan karena tidak sesuai dengan pola bantuan sosial yang umum diterima KPM, sehingga tidak bisa langsung disimpulkan sebagai dana bansos.

Untuk KPM pengguna KKS Bank Mandiri, hingga saat ini saldo masih terpantau belum mengalami perubahan dan belum menunjukkan adanya pencairan.

Makna saldo yang sudah cair bagi KPM

Saldo yang masuk ke sebagian rekening pada akhir Januari pada dasarnya merupakan penyelesaian penyaluran bantuan dari periode sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa proses perapihan data dan rekening masih berlangsung. 

Kondisi tersebut juga menjelaskan mengapa tidak semua KPM menerima dana secara bersamaan. Dengan demikian, belum adanya saldo masuk tidak berarti KPM dikeluarkan dari penerima bantuan, melainkan prosesnya memang belum sampai pada tahap pencairan.

Perkembangan status PKH dan BPNT di sistem SIKS-NG tahun 2026

Untuk alokasi bantuan tahun 2026, data di SIKS-NG menunjukkan bahwa PKH tahap pertama masih berada pada fase verifikasi rekening. Periode penyaluran sudah tercantum, namun statusnya belum bergerak ke tahap pembayaran.

Sementara itu, BPNT tahap pertama menunjukkan perkembangan yang sedikit lebih maju. Sebagian bank penyalur sudah menyelesaikan proses pengecekan rekening dengan status berhasil, namun masih berada pada keterangan “Belum SPM”, yang berarti dana belum dapat dicairkan. 

Bank lainnya masih dalam tahap pengecekan rekening sehingga penyaluran belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

Perkiraan waktu mulai pencairan

Melihat alur verifikasi dan pembaruan status di sistem, penyaluran bantuan sosial tahap awal tahun 2026 diperkirakan baru akan mulai bergerak pada bulan Februari. 

Proses ini menunggu seluruh tahapan administrasi dan validasi rekening diselesaikan terlebih dahulu agar penyaluran dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #bansos #pkh