RADAR BOGOR - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf telah mengkonfirmasi, Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menyalurkan bansos reguler Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) tahun 2026.
Berdasarkan laporan terbaru, anggaran yang dialokasikan untuk bansos reguler mencapai lebih dari Rp1,8 triliun.
Berdasarkan informasi di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS NG), bansos PKH BPNT sudah memasuki proses cek rekening.
Jika data penerima yang sudah divalidasi dan masuk dalam daftar nominatif by name by address (BNBA) dan telah melalui proses administratif seperti surat perintah membayar (SPM) hingga standing instruction (SI).
Apabila data penerima telah dikirimkan ke pihak perbankan atau bank penyalur dan sudah masuk dalam daftar final tersebut, maka saldo bantuan akan segera masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Namun, perlu diingat kembali bahwa proses transfer antar bank seringkali dilakukan secara bergelombang atau sistem termin.
Jadi, tidak semua bansos di daerah akan cair secara bersamaan dan daerah yang kemungkinan besar cair duluan adalah daerah terdampak bencana.
Sebagai informasi, Kemensos memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Seluruh bantuan disalurkan melalui mekanisme perbankan Himbara atau PT Pos Indonesia.
KPM yang berada di daerah selain Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar tidak buru-buru cek saldo karena penjadwalannya mengikuti mekanisme penyaluran secara normal
Diketahui, Data yang digunakan sebagai acuan adalah Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) hasil pemutakhiran terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar jatuh ke tangan masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan prinsip satu data.
Selain bansos reguler PKH dan BPNT, Kemensos juga menyalurkan bantuan sosial penanganan pasca bencana, termasuk santunan ahli waris sebesar Rp15 juta per korban meninggal dunia.
Hingga saat ini lebih dari 800 ahli waris telah menerima bantuan tersebut dan sisanya masih dalam proses verifikasi.
Selain itu, Kemensos juga menyalurkan bantuan isi hunian sebesar Rp3 juta per keluarga bagi warga yang menempati hunian sementara maupun tetap.
.
Editor : Siti Dewi Yanti