Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kenapa Status Bansos di SIKS-NG Balik Lagi ke Verifikasi Rekening? Ternyata Ini Alasannya

Kholikul Ihsan • Kamis, 29 Januari 2026 | 05:34 WIB
Ilustrasi KPM mempertanyakan status bansos di SIKS-NG berubah kepada petugas
Ilustrasi KPM mempertanyakan status bansos di SIKS-NG berubah kepada petugas

RADAR BOGOR – Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dibuat bingung dengan perubahan status di aplikasi SIKS-NG pada Rabu (28/1/2026).

Setelah sempat menunjukkan kemajuan, status bank penyalur untuk PKH dan BPNT Tahap 1 2026 justru kembali ke tahap verifikasi rekening.

Ternyata, hal ini merupakan bagian dari proses sinkronisasi besar-besaran karena Kementerian Sosial mulai memasukkan jutaan data warga miskin baru ke dalam daftar penerima reguler.

Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi bantuan lebih merata dan tepat sasaran di awal tahun ini.

Status Mundur di SIKS-NG Terjawab

Bagi Anda yang memantau akun SIKS-NG, jangan khawatir jika melihat status empat bank besar (BNI, BRI, Mandiri, dan BSI) kembali ke proses verifikasi.

Dilansir dari kanal YouTube CEK BANSOS, hal ini terjadi karena adanya data Burekol (Buka Rekening Kolektif) yang masuk secara masif.

Sistem perlu melakukan validasi ulang untuk memastikan data KPM lama tidak bentrok dengan jutaan KPM baru yang baru saja disahkan oleh Kemensos.

Proses ini sangat krusial agar tidak terjadi kegagalan transfer (retur) saat dana disalurkan nanti.

Angin Segar bagi Pengusul Mandiri dan Penerima BLT 2025

Ada kabar luar biasa bagi warga yang selama ini hanya menonton penyaluran bantuan.

Data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan pada jumlah record penerima baru.

• Prioritas Desil 1–4: Warga yang sebelumnya mengusulkan melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan kini mulai mendapatkan slot.

• Mantan Penerima BLT Kesra: Warga yang tahun lalu menerima bantuan tunai khusus kini mulai bermigrasi menjadi penerima bantuan reguler PKH/BPNT.

Sistem Estafet

Urgensi tertinggi dari pembaruan data kali ini adalah penerapan keadilan sosial. Kemensos secara resmi menghentikan kepesertaan bagi warga yang masuk dalam kategori Desil 5.

Pada tahun 2026, pemerintah memberlakukan sistem estafet agar warga di Desil 1–4 yang belum pernah tersentuh bantuan bisa merasakan manfaat anggaran negara.

Mengingat status saat ini masih dalam tahap sinkronisasi data baru, berikut panduan bagi seluruh KPM:

• Sabar Menunggu Status SI: Jangan melakukan pengecekan saldo di mesin ATM selama status masih verifikasi rekening atau SPM. Saldo hanya akan masuk setelah muncul status Standing Instruction (SI).

• Cek Komponen Secara Berkala: Bagi penerima PKH baru, pastikan data anak sekolah atau lansia sudah sinkron dengan Dapodik dan Dukcapil agar nominal bantuan yang cair sesuai.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #aplikasi siks-ng #kpm #pkh