RADAR BOGOR – Per 28 Januari 2026, proses pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 1 memasuki fase verifikasi rekening.
Namun, di balik kabar jadwal pencairan bantuan yang diprediksi cair Februari ini, muncul fakta mengejutkan.
Data KPM yang terjerat angsuran online atau memiliki skor BI Checking buruk terancam langsung dicoret dari daftar penerima.
Langkah pembersihan data ini dilakukan bersamaan dengan sinkronisasi antara DTKS dan data perbankan.
Bagi Anda yang bantuannya terhenti, jangan panik, karena pemerintah masih membuka jalur penyelamatan melalui pembaruan data desil.
Ancaman Eksklusi Data
Dalam tahap verifikasi rekening yang sedang berlangsung, bank penyalur tidak hanya mencocokkan nama dan NIK.
Dilansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial, terdapat filter ketat yang dapat menyebabkan data KPM masuk dalam daftar excluded (dikeluarkan), di antaranya:
• Indikasi BI Checking/angsuran online: KPM yang terdaftar memiliki angsuran macet di perbankan berisiko terdeteksi sebagai masyarakat yang tidak layak dibantu secara sistem.
• Anomali data kependudukan: Perbedaan satu huruf saja pada nama di KTP dan rekening bank dapat memicu status gagal cek rekening.
• Perubahan status sosial: Hasil pemutakhiran data menunjukkan adanya peningkatan aset atau pendapatan KPM secara signifikan.
Strategi Balik ke Desil 1–4
Pemerintah menegaskan bahwa untuk tahun 2026, bantuan diprioritaskan hanya untuk Desil 1 hingga Desil 4.
Jika Anda merasa kondisi ekonomi masih sulit, namun tercatat di Desil 5, lakukan langkah berikut:
• Gunakan aplikasi Cek Bansos: Ajukan fitur sanggah atau usul untuk memperbarui kondisi ekonomi terkini.
• Validasi kelurahan: Lakukan pengajuan penurunan desil melalui operator SIKS-NG di desa/kelurahan dengan membawa bukti pendukung, seperti foto rumah atau keterangan penghasilan.
• Proses prioritas: Jika disetujui, KPM yang berhasil turun ke Desil 3 atau di bawahnya akan kembali masuk dalam radar prioritas penyaluran tahap berikutnya.
Target Pencairan
Mengapa status verifikasi rekening sangat dinanti? Karena tahap ini merupakan pintu terakhir sebelum terbitnya SPM dan SP2D.
Dengan progres yang ada per hari ini, pemerintah optimistis saldo bantuan akan mendarat di KKS Merah Putih pada Februari 2026.
Targetnya, bantuan sudah diterima KPM sebelum harga pangan naik menjelang bulan Ramadhan.
KPM disarankan untuk aktif berkomunikasi dengan pendamping sosial masing-masing. Hanya melalui akun SIKS-NG pendamping, Anda dapat melihat apakah status verifikasi rekening menunjukkan:
• Berhasil: Tinggal menunggu saldo masuk.
• Gagal cek rekening: Segera lakukan perbaikan data di Disdukcapil agar bantuan tidak hangus.***
Editor : Eli Kustiyawati