RADAR BOGOR - Percepatan pencairan bantuan sosial (bansos) untuk awal 2026 menunjukkan perkembangan signifikan. PKH dan BPNT tahap 1 periode Januari-Maret kini sudah masuk tahap administrasi lanjutan, sehingga pencairan diperkirakan mulai merata pada awal Februari.
Dilansir dari kanal Yoga Faradika, penerima Program Indonesia Pintar juga mendapatkan perpanjangan batas aktivasi rekening hingga 31 Januari, sementara beberapa bantuan susulan seperti PIP alokasi 2025 dan PKH-BPNT peralihan bank juga mulai cair hari ini.
Bulan Februari diprediksi menjadi puncak pencairan, termasuk kemungkinan adanya bantuan tambahan menyambut Ramadan.
Rincian Penting Pencairan dan Bantuan 2026:
1. Percepatan PKH dan BPNT Tahap 1
• Status terbaru alokasi Januari-Maret 2026 sudah berubah menjadi SPM (Surat Perintah Membayar).
• Perubahan status terpantau untuk penyaluran melalui BNI dan BRI.
• Tahapan selanjutnya adalah SP2D, Standing Instruction, dan Top Up ke rekening KKS.
• Prediksi pencairan merata akan mulai awal Februari 2026.
2. Aktivasi Rekening Program Indonesia Pintar (PIP)
• Batas akhir aktivasi diperpanjang hingga 31 Januari 2026 untuk jenjang SD-SMA.
• Jika tidak aktivasi, dana bantuan akan hangus dan nama penerima dicoret dari daftar tahap selanjutnya.
3. Bantuan Tambahan Bulan Februari dan Bonus Ramadan
• Februari menjadi puncak pencairan bansos termasuk PKH, BPNT, bantuan pangan (beras), PIP, dan Atensi YAPI (Yatim Piatu).
• Ada kemungkinan tambahan seperti BLT mitigasi risiko pangan atau subsidi listrik menjelang Ramadan, sesuai pola tahun sebelumnya.
4. Bantuan Susulan yang Cair Hari Ini
• PIP Alokasi 2025 (Susulan): Pencairan untuk sisa kuota anggaran tahun 2025 bagi siswa yang masuk SK Nominasi dan sudah aktivasi rekening.
• PKH dan BPNT Peralihan Bank: Pencairan susulan untuk Keluarga Penerima Manfaat yang dialihkan dari PT Pos ke Kartu KKS Bank Himbara. Bagi yang sudah memegang kartu KKS baru, segera cek saldo.***
Editor : Asep Suhendar