Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Meski Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Alokasi Januari-Maret 2026 Masuk Tahap SPM, Kapan Mulai Cair Bantuannya? Cek di Sini

Mutia Tresna Syabania • Senin, 2 Februari 2026 | 18:08 WIB
Ilustrasi pengecekan status bansos KPM oleh pendamping sosial.
Ilustrasi pengecekan status bansos KPM oleh pendamping sosial.
 
RADAR BOGOR - Persiapan penyaluran bantuan sosial (Bansos) reguler untuk alokasi tiga bulan (Januari, Februari, dan Maret) menunjukkan perkembangan baik. 
 
Berdasarkan pantauan langsung pada sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) bansos, terdapat perubahan status krusial yang perlu dipahami oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
 
Dikutip dari YouTube Diary Bansos, melalui menu Monitor Salur Bansos di akun SIKS-NG pendamping sosial, terpantau mayoritas KPM PKH maupun BPNT statusnya kini telah berada pada tahap SPM (Surat Perintah Membayar).
 
Baca Juga: Masih Ada Peluang! Ini Cara Mengajukan Sanggah PPPK Kementerian HAM Bagi Peserta TMS Seleksi Administrasi, Lengkap dengan Contoh Alasan
 
Apa artinya? Kementerian Sosial telah menerbitkan instruksi pembayaran. Namun, perlu dicatat status ini bukan berarti dana sudah masuk ke rekening.
 
Setelah SPM, sistem akan berlanjut ke tahap SP2D dan berakhir di Standing Instruction (SI). 
 
Dana baru akan ditransfer oleh bank penyalur ke kartu KKS masing-masing setelah status berubah menjadi SI.
 
Baca Juga: Pemantauan Hasil Cek Saldo Bansos PKH dan BPNT 2 Februari 2026: Status Terbaru di Salah Satu Bank Himbara di Wilayah Ini
 
Pada menu View DTKS, rincian untuk alokasi Januari–Maret 2026 sudah muncul secara lengkap:
 
1. BPNT: Nominal bantuan yang tertera adalah Rp600.000 (akumulasi tiga bulan).
 
2. PKH: Nominal yang muncul bervariasi sesuai dengan komponen yang dimiliki keluarga (kesehatan, pendidikan, atau kesejahteraan sosial).
 
Meskipun sebagian besar sudah masuk tahap SPM, masih terdapat sebagian kecil KPM yang tertahan di tahap berikut:
 
Baca Juga: Pemantauan Hasil Cek Saldo Bansos PKH dan BPNT 2 Februari 2026: Status Terbaru di Salah Satu Bank Himbara di Wilayah Ini
 
1. Proses Verifikasi Rekening: Masih ada beberapa KPM yang datanya sedang dicocokkan dengan pihak perbankan.
 
2. Gagal Cek Rekening: Ditemukan sejumlah kasus di mana identitas pada data Dukcapil tidak sinkron dengan data perbankan atau DTKS. 
 
Jika Anda mengalami hal ini, segera lakukan koordinasi dengan pendamping sosial untuk perbaikan data.
 
Bagi KPM yang memiliki kartu KKS baru namun bantuannya tidak tersalurkan pada tahun anggaran 2025 (keterangan Exclude KKS Tidak Distribusi), terdapat kabar terbaru:
 
Baca Juga: Ingatkan Risiko Perumahan Tanpa Perencanaan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Enggak Rukun Seumur Hidup
 
• Proses Baru: Untuk anggaran 2026, status KPM tersebut kini masuk dalam tahap Proses Cek Rekening. Jika berhasil, bantuan tahap pertama tahun ini tetap akan cair.
 
• Hangus: Sayangnya, sisa bantuan dari tahun anggaran 2025 yang tidak terserap hingga akhir tahun telah dikembalikan ke kas negara dan secara aturan tidak dapat dibayarkan kembali.
 
Melihat progres yang sudah sampai pada tahap SPM per 1 Februari, diprediksi pencairan atau dana masuk ke rekening akan terjadi dalam rentang waktu 1 hingga 2 minggu ke depan.
 
Baca Juga: Dorong Standarisasi Ukuran Rumah dan Akses Jalan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Harus Dimulai dari Kebijakan Penataan Ruang
 
Sebagaimana dilansir dari YouTube Kemensos RI, sesuai dengan arahan Presiden, penyaluran bansos kali ini menggunakan patokan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan lebih tepat sasaran. 
 
Persiapan pencairan tahap pertama tahun 2026 berjalan lancar dan sudah berada di tahap akhir birokrasi. Tetap berpikiran positif dan pantau perkembangan melalui kanal informasi terpercaya bansos.***
Editor : Asep Suhendar
#bpnt #kpm #bansos