Harap-harap Cemas, Update Bansos Hari Ini: Status PKH dan BPNT Tahap 1 Berubah ke SPM, Cek Prediksi Tanggal Cairnya
Kholikul Ihsan• Senin, 2 Februari 2026 | 21:31 WIB
Ilustrasi dana bantuan sosial atau bansos.
RADAR BOGOR - Harap-harap cemas menyelimuti jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di awal Fabruari 2026, mengingat saldo bansos masih belum masuk ke KKS.
Hal itu selaras dengan pantauan langsung via aplikasi Livin’ by Mandiri di wilayah Jawa Barat pada Senin, 2 Februari 2026, saldo KKS Merah Putih terpantau masih menunjukkan angka Rp0 alias belum ada dana yang masuk, dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel.
Namun, KPM diminta tidak berkecil hati, sebab data di sistem internal SIKS-NG resmi berubah status menjadi SPM (Surat Perintah Membayar).
Perubahan status teknis ini merupakan sinyal kuat bahwa proses birokrasi di perbankan sedang dipercepat dan dana segera mendarat di rekening dalam waktu dekat.
Meskipun hasil cek saldo di mesin ATM atau aplikasi mobile banking hari ini masih nihil, terdapat rincian penting terkait progres pencairan yang perlu diketahui KPM agar tidak terjebak informasi simpang siur:
- Status Terakhir SIKS-NG: Sudah berada di posisi SPM (Satu tahap menuju pencairan).
- Riwayat Saldo Terakhir: Berdasarkan data KKS Mandiri, bantuan terakhir yang masuk adalah PKH Tahap 4 sebesar Rp975.000 (Oktober 2025) dan BLT Kesra senilai Rp900.000 (November 2025).
- Estimasi Nominal Tahap 1: Untuk KPM BPNT murni akan menerima Rp400.000 - Rp600.000, sementara PKH menyesuaikan komponen (Anak sekolah/Balita).
Secara teknis, berubahnya status menjadi SPM menandakan bahwa Kementerian Sosial telah menerbitkan perintah pembayaran. KPM perlu memahami bahwa saldo tidak langsung muncul seketika karena harus melewati dua tahapan krusial berikutnya:
- SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana): Tahap di mana data daftar penerima mulai dikirim ke bank penyalur (Himbara).
- SI (Standing Instruction): Instruksi terakhir dari bank untuk melakukan pemindahbukuan dana dari kas negara ke rekening masing-masing KPM.
Proses dari SPM hingga saldo landing atau cair biasanya memakan waktu 3 hingga 7 hari kerja, tergantung pada kecepatan sinkronisasi data di Bank Mandiri, BRI, BNI, maupun BSI.
Melihat progres yang ada, penyaluran diprediksi akan dilakukan secara bertahap mulai minggu kedua Februari 2026. Pemerintah berupaya mempercepat distribusi bantuan ini agar seluruh KPM sudah memegang dana bansos sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.
Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat prasejahtera di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Bagi KPM pemegang KKS Bank Mandiri, sangat disarankan untuk melakukan pengecekan secara mandiri melalui aplikasi Livin’ by Mandiri guna menghemat waktu dan biaya. Jangan mudah percaya pada unggahan struk penarikan di media sosial yang tidak jelas sumbernya.
Pantau terus aplikasi mobile banking untuk melihat notifikasi saldo masuk secara real-time. Tetap jaga kartu KKS Anda, jangan memberikan PIN kepada orang asing, dan pastikan data tetap valid di sistem DTKS agar pencairan tidak terhambat.***