RADAR BOGOR - Status bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di aplikasi cek bansos, rata-rata berketerangan tidak.
Menurut akun youtube diary bansos, informasi terkait status pencairan bansos PKH BPNT tahap pertama tahun 2026 di SIKS NG pada 3 Februari 2026.
Mayoritas status para KPM PKH BPNT sudah Surat Perintah Membayar (SPM), belum ada penerima manfaat yang berstatus standing instruction (SI).
Sehingga bisa disimpulkan, masih belum ada bansos yang cair, baik PKH maupun BPNT tahap pertama tahun 2026.
Oleh karenanya, para KPM jangan terus-terusan mengecek kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau jangan sering bolak-balik mengecek ke mesin ATM atau agen bank terdekat.
Resiko KKS hilang, rusak, atau tertelan semakin tinggi ketika kartu sering digunakan untuk melakukan pengecekan.
Kemudian, ada sejumlah KPM yang memiliki keterangan status bansos "tidak", maka Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut sudah tidak lagi menerima bansos.
Secara teori, artinya KPM tidak akan lagi menerima pencairan bantuan-bantuan tersebut.
Walau begitu, status "tidak" masih belum bisa menjadi patokan karena perkembangan yang telat di cek bansos.
Namun, biasanya perkembangan status update di aplikasi Cek Bansos agak telat, sehingga para pendamping sosial jarang menggunakan status di Cekbansos.
Pendamping sosial lebih suka melihat perkembangan di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS NG).
Perkembangan status bisa dilihat di menu view Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), PKH, final closing, atau monitoring salur bansos.
Selanjutnya, dalam acara Rakornas Nasional pada 2 Februari 2028, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan soal kesulitas yang dihadapi.
"Kita harus paham bahwa kita masih menghadapi kesulitan, kita masih menghadapi tantangan, bahwa rakyat kita masih banyak yang mengalami kesulitan hidup," ungkapnya.
Presiden mengajak semua elemen bangsa untuk berjuang menghilangkan kemiskinan.
Editor : Siti Dewi Yanti