Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

PKH dan BPNT Tahap 1 2026 Belum Cair? Ini Update Terbaru Status SIKS-NG

Yosi Alfa Resti • Rabu, 4 Februari 2026 | 18:32 WIB
ILUSTRASI: Para KPM harus bersabar jika Bansos belum cair.
ILUSTRASI: Para KPM harus bersabar jika Bansos belum cair.

RADAR BOGOR - Kabar terbaru mengenai pencairan bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 1 Tahun 2026 perlu dicermati para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Hingga Selasa 3 Februari 2026, sebagian besar penerima masih tercatat berada pada tahap administrasi Surat Perintah Membayar (SPM) di sistem SIKS-NG.

Mengacu pada informasi dari Cek Bansos dan laman Desa Karang Bendo, status tersebut menunjukkan, proses penyaluran sudah berjalan, namun dana belum ditransfer ke rekening KPM.

Dalam sistem SIKS-NG, tahapan berikutnya adalah Standing Instruction (SI), yang menjadi penanda bahwa bantuan siap disalurkan melalui bank.

Karena status belum bergeser ke SI, dapat dipastikan, Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 masih dalam proses dan belum ada yang masuk ke rekening penerima.

Kondisi ini penting dipahami agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Tidak sedikit KPM yang berharap dana sudah cair, padahal secara resmi tahapan penyaluran masih berlangsung.

SIKS-NG tetap menjadi acuan utama dalam memantau perkembangan pencairan bansos karena sistem ini digunakan langsung oleh petugas lapangan dan pendamping sosial.

KPM juga diingatkan untuk tidak terlalu sering memeriksa saldo melalui kartu KKS di mesin ATM atau agen bank.

Selain belum ada dana yang masuk, kebiasaan tersebut berisiko menyebabkan kartu cepat rusak atau bahkan tertelan mesin, yang justru dapat mempersulit proses pencairan saat bantuan sudah tersedia.

Kementerian Sosial menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran dilakukan secara bertahap dan terstruktur.

Setelah melewati tahap SPM, data akan diproses menuju SI sebelum bank menyalurkan dana ke rekening penerima.

Prosedur ini memerlukan waktu karena melibatkan verifikasi data serta koordinasi dengan bank penyalur.

Oleh sebab itu, KPM diminta bersabar menunggu pembaruan status di sistem resmi.

Pemantauan informasi dari pendamping sosial dan aparat desa menjadi langkah terbaik untuk memperoleh kejelasan terkait posisi data di SIKS-NG.

Mengandalkan kabar yang belum tentu valid, khususnya dari media sosial, berpotensi menimbulkan ekspektasi yang keliru.

Selain itu, penerima manfaat juga diimbau menjaga kondisi kartu KKS serta memastikan rekening bank tetap aktif.

Ketika status berubah menjadi SI, bantuan PKH dan BPNT biasanya akan masuk dalam beberapa hari kerja.

Dengan kartu yang masih berfungsi baik dan rekening aktif, proses pencairan dapat berjalan tanpa hambatan teknis.

Sebagai penutup, pembaruan SIKS-NG per 3 Februari 2026 menunjukkan mayoritas KPM masih berada pada tahap SPM, sehingga bantuan PKH dan BPNT Tahap 1 belum disalurkan.

KPM diharapkan tetap tenang, tidak terburu-buru mengecek ATM, serta terus mengikuti informasi resmi dari pendamping sosial dan sistem SIKS-NG agar proses pencairan dapat dipantau secara akurat. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bpnt #siks ng #kpm #bansos #pkh