RADAR BOGOR - Kabar baik untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkait perkembangan pencairan bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) tahap pertama tahun 2026.
Melansir kanal youtube Cek Bansos, pengecekan sudah dilakukan melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).
Berdasakan pengecekan tersebut, status pencairan bansos BPNT tahap 1 2026 sudah standing instruction (SI) di Bank BSI dan BNI.
Hal ini menandakan, bansos BPNT tahap 1 2026 akan segera cair dalam waktu dekat atau pada minggu kedua Februari, melalui kedua bank penyalur tersebut.
Selain bansos BPNT, pengecekan juga dilakukan terhadap proses pencairan bansos PKH tahap pertama tahun 2026 pada 4 Febrruari.
Berdasarkan hasil pengecekan, status pencairan masih berada pada tahap Surat Perintah Membayar (SPM).
Walau begitu, perubahan status pencairan bansos PKH tahap 1 2026 dari SPM ke SI diperkirakan akan segera terjadi.
Bahkan, pada penyaluran bantuan di tahap-tahap sebelumnya, bansos PKH beberapa kali cair lebih dulu dibanding BPNT walau status masih SPM.
Kanal youtube Cek Bansos juga memperlihatkan status proses pencairan bansos tahap 1 2026 di Bank Mandiri dan BRI.
Dari pengecekan yang dilakukan, status kedua bank penyalur tersebut terkait pencairan bansos PKH BPNT masih SPM.
Namun, perubahan status kedua bank yang awalnya SPM menjadi SI diprediksi akan segera menyusul BNI dan BSI.
Terkait pencairan bansos BPNT tahap 1 2026, KPM dihimbau untuk berdoa agar proses penyaluran berjalan lancar tanpa kendala sehingga bantuan dapat diterima sesuai jadwal.
Sebaiknya, KPM memiliki layanan mobile banking agar memudahkan proses pengecekan saldo di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Jika penerima manfaat belum memiliki aplikasi tersebut, maka disarankan untuk tidak terburu-buru melakukan pengecekan saldo.
Hal ini dikarenakan proses pencairan masih memerlukan waktu sekitar 3 hingga 7 hari ke depan.
Oleh karenanya, untuk saat ini sebaiknya KPM harus banyak berdoa agar pencairan bansos BPNT tahap 1 2026 berjalan lancar.
Editor : Siti Dewi Yanti