RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 1 Tahun 2026 dilaporkan mulai terealisasi sejak 5 Februari 2026.
Informasi ini ditunjukkan melalui sejumlah bukti saldo masuk dan struk penarikan dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dilansir dari kanal Arfan Saputra Channel per 5 Februari 2026, memperlihatkan bansos PKH BPNT sudah benar-benar diterima di lapangan.
Wilayah yang paling dominan dalam pencairan bansos PKH BPNT tahap awal ini adalah Provinsi Aceh.
Penyaluran bantuan di Aceh disebutkan berlangsung lebih dulu karena daerah tersebut termasuk wilayah terdampak bencana, sehingga memperoleh prioritas pencairan.
Dari sisi bank penyalur, pencairan yang terpantau mayoritas berasal dari rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang terhubung dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Baik KKS baru maupun KKS lama dilaporkan sudah mulai terisi saldo bantuan, menandakan bahwa pencairan tidak terbatas pada satu jenis kartu saja.
Rincian pencairan pertama tercatat di Kabupaten Aceh Tamiang. Di wilayah ini, salah satu KPM menerima bantuan dengan nominal Rp1.800.000 yang masuk pada pukul 10.20 WIB. Nominal tersebut menjadi salah satu bukti awal bahwa pencairan Tahap 1 sudah berjalan.
Di wilayah Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, bantuan PKH dan BPNT dilaporkan cair secara bersamaan. Total saldo yang diterima KPM di daerah ini mencapai Rp1.103.000, yang menunjukkan adanya penggabungan bantuan PKH dengan bantuan sembako BPNT dalam satu kali pencairan.
Kabupaten Pidie Jaya menunjukkan variasi pencairan berdasarkan kategori penerima. Untuk kategori PKH hasil validasi, yang diduga mencakup komponen dua anak balita, bantuan cair dengan nominal Rp1.500.000.
Selain itu, pada kategori lansia di wilayah yang sama, bantuan dilaporkan cair sebesar Rp600.000 dan tercatat masuk sejak pukul 07.00 pagi.
Pencairan juga terpantau di Kabupaten Aceh Besar. Di wilayah ini, KPM melaporkan saldo masuk dengan nominal Rp1.575.000. Jumlah tersebut memperkuat indikasi bahwa pencairan tidak hanya terfokus pada satu kabupaten saja.
Di Kampung Angkup, Kabupaten Aceh Tengah, bantuan PKH untuk komponen balita dilaporkan cair dengan nominal Rp750.000. Pencairan ini menunjukkan bahwa komponen spesifik dalam PKH juga mulai disalurkan pada tahap awal.
Sementara itu, di Kabupaten Nagan Raya, pencairan dilaporkan belum sepenuhnya lengkap. KPM dengan KKS lama baru menerima bantuan PKH saja dengan nominal Rp1.500.000, sedangkan bantuan BPNT belum masuk pada saat bukti tersebut ditampilkan.
Selain nominal-nominal utama tersebut, terdapat pula bukti pencairan dengan jumlah lain, yaitu Rp1.050.000 dan Rp2.700.000.
Perbedaan nominal ini menunjukkan variasi komponen bantuan yang diterima oleh masing-masing KPM sesuai dengan data kepesertaan mereka.
Perlu diketahui oleh KPM, bansos yang cair akan sesuai dengan komponen yang ditentukan dari Kemensos.
Melansir dari laman resmi Kemensos.go.id, besaran bantuan Program Keluarga Harapan ditetapkan berdasarkan kategori penerima yang tercatat dalam data kepesertaan.
Setiap kategori memiliki nilai bantuan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik penerima, sehingga total dana yang diterima oleh setiap keluarga dapat bervariasi tergantung komponen yang dimiliki.
Dalam ketentuannya, bantuan untuk anak usia dini hingga enam tahun serta ibu hamil ditetapkan sebesar Rp3.000.000 per tahun.
Untuk kategori pendidikan, siswa tingkat sekolah dasar memperoleh bantuan Rp900.000, siswa sekolah menengah pertama sebesar Rp1.500.000, dan siswa sekolah menengah atas sebesar Rp2.000.000.
Sementara itu, kategori lansia dan penyandang disabilitas menerima bantuan dengan nilai Rp2.400.000 per tahun.
Secara keseluruhan, pencairan PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 saat ini masih didominasi oleh KPM di wilayah Aceh dengan bank penyalur Bank BSI.
Untuk KPM di wilayah lain serta pemegang KKS dari bank Himbara lainnya seperti BRI, BNI, dan Mandiri, pencairan diharapkan dapat segera menyusul dalam waktu dekat sesuai proses penyaluran yang berjalan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga